Senin, 13 Agustus 2012

Mudik Bareng Honda 2012

Kemarin saya dapat undangan dari PT Astra Honda Motor (AHM) untuk melihat pelaksanaan Mudik Bareng Honda (MBH) edisi ke #7.



AHM memberi jatah 1100 sepeda motor untuk mudik ke kampung halaman dan menyediakan jatah 100 sepeda motor untuk balik ke ibukota. Yang bisa ikut balik ke jakarta hanyalah yang memiliki KTP DKI Jakarta.

Langsung aja ke prosesnya yah...
Kalau berita lain mengenai hal ini sih kayaknya sudah banyak yah...

MBH honda saya nilai sangat positif, terutama menurunkan potensi angka kemungkinan terjadinya kecelakaan saat mudik.

Kenapa?
Karena pemudik diangkut menggunakan bus dan sepeda motornya diangkut menggunakan truk. Jadi relatif aman dibandingkan 1100 pemudik yang sudah lelah tetapi memaksakan diri untuk mengendarai sepeda motor sampai kota tujuan.

Dengan meminimalkan resiko terjadinya kecelakaan,
Si pemudik bisa relatif dengan "fisik mulus" sampai di kampung halaman dan sepeda motornya pun juga relatif mulus buat ajang show-off di kampung halaman sebagai tanda kesuksesan dia bekerja di jakarta..

Kan nggak lucu mau nunjukin kesuksesan di jakarta tapi datang ke kampung halaman dengan tubuh yang dibalut perban dan sepeda motor yang ringsek karena terlibat kecelakaan saat mudik.
Apalagi sampai tidak bisa ke kampung halaman di dunia tapi malah ke kampung halaman akherat karena pemudik meninggal dunia karena kecelakaan...
Astagfirullah Jangan sampai yah...


Mudik bersama honda ini cukup diminati, nih sampe kelas honda CBR 250R (kasta tertinggi saat ini yang dijual AHM) pun ikutan mudik


Menurut pemiliknya, MBH lebih aman, nyaman, dan menyenangkan daripada memaksakan diri berkendara ke kampung halaman. MBH 2012 ini adalah yang kedua kalinya dia ikut...

Saya tidak membahas orangnya yang diangkut dengan bus, tetapi saya coba bahas tentang teknis sepeda motornya yang diangkut duluan dengan truk karena orang suka khawatiran terhadap sepeda motornya yang terpisah dengan pemiliknya...

Begini,
setelah registrasi ulang dan sepeda motor diminta untuk masuk ke area Cek Motor,
pertama-tama helm, spion, dan tools kendaraan akan dimasukkan ke dalam box yang disediakan oleh AHM.

Box tersebut dapat menampung 2 helm. Kalau mau bawa 3 helm akan ditolak oleh petugas.
Karena Honda hanya mengizinkan 2 orang di sepeda motor.



Box yang sudah terisi helm, tools dan spion kemudian di plakban dan diberi stiker identitas pemiliknya.
Disini menjamin bahwa barang jangan sampai tertukar dengan barang pemudik lain...
Tuh kan hati jadi lebih tenang...


Setelah itu sepeda motor diperiksa oleh petugas,
bagian yang kira-kira sudah rusak dari awal sebelum dinaikkan ke truk pengangkut akan diberi stiker "CACAT".



Jadi si pemudik gak bisa curang dengan ngomong "dulu sebelum motor diangkut di truk masih mulus kok"...
Puasa buat latihan kejujuran juga bro... Hehehe...

Saat mengecek kondisi sepeda motor, petugas mencatatnya dalam lembar checklist kondisi sepeda motor.


Setelah di list memeriksaan selesai dibuat petugas, pemilik sepeda motor menadatangani form tersebut.

Sampai disini peserta MBH sudah boleh pulang.
*Mau lihat sampai sepeda motornya dinaikkan ke truk juga boleh sih...

Setelah pemeriksaan fisik,
sisa BBM di tangki akan dikosongkan...


Rugi dah tuh yang pake bensin Non-Subsidi...
Kalo nantinya diisi premium gimana? hahaha...

Kenapa bahan bakar dikosongkan?
Karena sesuai peraturan pemerintah bahwa pengangkutan kendaraan tidak boleh ada bahan bakar yang terlalu banyak di dalam kendaraan yang diangkut. hal ini untuk meminimalisir terjadinya resiko kebarakan saat pengangkutan.

Setelah bahan bakar dikosongkan,
Kunci  sepeda motor dicabut dan dimasukkan ke dalam tempat khusus kunci...


Lalu bagian sepeda motor yang dirasa vital dan riskan baret ditutupi dengan lembaran foam padat tapi lentur (seperti bahan sandal jepit) agar tidak lecet.


Tinggal siap dinaikkan ke truk nih...
Jangan khawatir sepeda motor akan diangkat ke truk dengan cara yang tidak manusiawi...
Sepeda motor akan diangkat dengan truk khusus pengangkut sepedamotor ber-lift hidrolik...


Setelah sepeda motor naik ke truk, semuanya diikat dengan standar pengangkutan sepeda motor baru agar aman dalam perjalanan...



Truk yang sudah siap mengirimkan sepeda motor ke kota tujuan akan diberi stiker dan spanduk MBH..


Sepeda motor peserta Mudik Bareng Honda 2012 sudah siap diberangkatkan ke kota tujuan (Semarang & Yogyakarta) dan insyaAllah pasti aman sampai di tujuan hingga nantinya si pemilik sepeda motor bertemu dengan kendaraannya kembali...

Dengan biaya pendaftaran Rp 50 ribu/ sepeda motor, rasanya MBH ini sangat worth-it daripada mengendarai full dari jakarta sampai tempat tujuan...
*kecuali jika kita memang pengendara yang punya jiwa petualang...

Bagi yang belum sempat ikut acara Mudik Bareng Honda tahun ini,
jangan lupa daftar acara serupa di tahun berikutnya...