Rabu, 14 Juli 2010

Bikin irit listrik motor saat siang hari...

Sobat-sobat semua yang bermotor,

Mulai beberapa tahun yang lalu kan kita diwajibkan menyalakan lampu depan utama (headlamp) di siang hari maupun malam hari...

Kalau siang hari, sebenarnya yang wajib kita nyala-kan itu hanya headlamp-nya saja..
bener nggak?
Lampu senja, lampu-lampu di spedometer, dan lampu belakang kan sebenarnya tidak perlu nyala di siang hari...
Iya kan?

Nah biar ngirit listrik,
Kita oprek aja saklar (switch) lampu di sepeda motor kita biar listrik konsumsi listrik di sepeda motor lebih irit dikala harus menyalakan headlamp di siang hari...

Prinsip kerjanya sederhana..

Kalau aslinya (bawaan pabrik), '
posisi saklar lampu dimulai dari OFF (1) trus ke LAMPU SENJA (2) dan yang paling akhir ke HEAD LAMP (3).


Nah kita balik aja antara Lampu Senja dan Head Lamp.

Jadi posisinya kabel di saklar lampunya kita rubah menjadi OFF trus ke Head Lamp, baru setelah itu ke Lampu Senja.

Begini,


Saat pertama kali kita menggeser saklar lampu dari posisi OFF ke posisi pertama (yang biasanya nyala lampu senja), karena kabelnya dibalik, maka yang nyala duluan hanyalah lampu utama (Head Lamp) doank.
Sedangkan lampu senja, lampu-lampu sepedometer, dan lampu belakang tidak akan menyala.

Tuh kan, jadi irit kan?
jadi kalau siang hari (masih ada sinar matahari), yang dinyalakan lampu headlamp-nya saja ...
Otomatis pemakaian listrik di motor di siang jadi lebih irit karena hanya lampu headlamp saja yang nyala sedangkan lampu lainnya seperti beberapa buah lampu di spedometer dan lampu belakang tidak ikut menyala.

Baru jika hari mulai gelap, geser lagi saklarnya ke posisi yang terakhir (yang biasanya nyala lampu utama/headlamp), baru deh lampu-lampu lainnya ikut hidup...

Irit kan?


Gimana cara mengubahnya?
gampangnya sih kita ubah dari soket (sambungan) kabel saklar lampu...

Untuk Honda Tiger,
coba buka cover (batok) lampu utama,
trus cari kabel yang dari panel saklar setang sebelah kanan.
Lepaskan soketnya...



Trus, sediakan obeng minus (-) kecil, buat mencopot terminal konektor dari rumah soketnya.

Cari kabel warna coklat dan kabel warna biru strip putih,



Gunakan obeng minus kecil untuk mencopot terminal konektor kabel warna coklat dan kabel warna biru strip putih dari soket saklar setang sebelah kanan.



Tukar (balik) posisi antara kabel coklat dan kabel biru strip putih.

Jadi yang tadinya ditempatin kabel warna coklat, sekarang ditempatin kabel warna biru strip putih.
dan yang tadinya ditempatin kabel warna biru strip putih, sekarang ditempatin kabel warna coklat

Prinsipnya,
Kabel berwarna coklat itu terhubung dengan lampu senja, lampu-lampu di dalam spedometer, dan lampu di belakang.
sedangkan kabel warna biru terhubung dengan lampu utama (headlamp) yang nantinya diarahkan oleh saklar di panel setang kiri untuk memilih lampu jauh (Hi Beam) atau lampu dekat (Lo Beam).

Nah seperti sudah dijelaskan diatas,
kita cuma ubah posisinya,
jadi yang nyala duluan itu lampu utama (headlamp)
dan setelah itu baru lampu senja dan kawan-kawan...

Oke deh, selamat praktek...
kalo bingung, kontek2 aja...
mo reply nanya di blog ini bisa...
mau tanya di pingbox blog ini bisa...
mau tanya di YM! saya juga bisa...
Mau telepon juga bisa... :)

Selamat bikin irit pemakaian listrik motor...

34 komentar:

  1. Pertamax gak yah.. :D
    Manteb mas ilmunya...btw kalo megapro sama gak yah kaya tiger mas..??
    mohon pencerahannya..heee..

    BalasHapus
  2. Nice tips bro, lampu beam tiger saya dirubah ke klakson, yg klakson di rbh ke beam. Pgn dicoba juga tips bro prng.

    BalasHapus
  3. om Adiet:
    sama kok, kalo honda rata2 standar warna kabelnya sama...
    Yuk kita nyalain lampu di siang hari tanpa takut accu jadi tekor...

    Anonymous:
    Yup... semoga membantu....

    BalasHapus
  4. makasih dah dijawab mas..
    nanti lgsung dipraktekin ilmunya,,,heee..
    salam kenal ya mas bro...

    BalasHapus
  5. Salam kenal juga om adiet...

    Semoga berhasil... :)

    BalasHapus
  6. om pringgo, saya rasa lampu belakang tetap harus hidup, supaya yang dibelakang kita aware thd kita.. :)

    BalasHapus
  7. @jgood:
    Kan kalo siang hari lampu belakang gak perlu nyala...

    Lampu belakang & lampu-lampu di spedometer itu nyalanya kalo situasi jalanan sudah gelap aja.

    Kalo siang hari lampu belakang nyala, terkadang terasa rancu dengan lampu rem yang nyala...

    menurut saya sih lebih oke kalo siang hari lampu belakang tidak perlu nyala sehingga begitu kita nge-rem, lampu rem nya lebih jelas terlihat antara nyala dan tidak nyala...

    BalasHapus
  8. Om,

    Kalau saya memilih untuk mencopot lampu senja. Lumayan lah irit listrik sedikit. hehehe

    Lagian juga percuma, tidak ada fungsinya. Siang malam harus menyalakan lampu utama, dan oleh sebab itu efektifitas fungsi dari lampu senja menjadi minim sekali.

    Imho ya.

    BalasHapus
  9. @Gokur:
    Yup, lampu senja yang depan saya copot kabelnya. Jadi meskipun lampu senjanya masih terpasang, tapi dia gak nyala...
    Lagian lampu senja yang depan kan udah kalah terang sama pancaran sinar head lamp yang watt nya lebih besar... hehehe... :)

    BalasHapus
  10. Terima kasih bro Pringgo tips nya..
    :)

    BalasHapus
  11. O ya mas,...
    mohon bantuannya ya...

    Motor saya megapro 2005
    Misal lampu utama mati kira2 langkah apa saja untuk ngeceknya.
    Masalahnya udah cek bohlam masih OK, terus lampu tembak/high beamya nyala

    BalasHapus
  12. @ Prasetyo:
    Kalau lampu tembaknya bisa nyala,
    Berarti ada masalah di panel saklar setang kanan deh...
    Coba cek kabel yang berhubungan dengan saklar lampu di panel setang kanan.

    Cek kabel warna hitam, apakah ada arus listriknya atau tidak?

    Cek kabel coklat ketika saklar lampu digeser sekali untuk menyalakan lampu kota (pendek), apakah ada arus listriknya atau tidak?

    Kalu geser saklar lampu ke paling kiri untuk menyalakan lampu utama. Cek pada kabel biru strip putih, apakah ada listriknya atau tidak?

    Ada sebagian kasus kabel hitamnya putus di dalam selang kabel... jadi harus di sambung (di solder) biar arus listriknya bisa masuk ke kabel coklat (lampu pendek) dan kabel biru strip putih (lampu utama).

    Ada kasus lagi sih saklarnya kebakar, jadi daleman plastik kontaktor tembaganya meleleh dan menutupi tembaga konektor saklar...

    Silahkan di cek dulu... :)

    BalasHapus
  13. @Pringgondani K.

    Makasih infonya,
    ke TKP dulu mas...

    BalasHapus
  14. Permisi Om Pringgo ,

    Mau nanya tentang cara irit listrik motor dgn membalik switch headlamp dgn lampu senja dkk. Sudah saya coba di motor saya, jadinya begini:
    1. switch lampu senja jadi full (semua lampu nyala)
    2. switch headlamp jadi lampu senja dkk yg nyala, headlamp mati

    Pertanyaan saya :
    1. Kalo logika saya si, harusnya ada soket satu lagi yg dibalik, untuk membalik fungsi yg sebelumnya (standar) switch lampu senja itu lampu senja dkk aja yg hidup; dgn membalik terminal di socket ini jadi headlamp aja yg hidup ato sebaliknya. Apakah benar begitu bahwa untuk dapat hasil yg diharapkan (headlamp aja yg nyala siang hari), yg dilakukan nggak cuma membalik posisi kabel coklat danbiru putih (dalam contoh diatas) tapi ada tambahan lagi (kabel yg harus tuker posisi) ?

    Mohon pencerahannya .... :)
    Purnomo - Manado

    BalasHapus
  15. Maaf baru sempat buka blog lagi,

    boleh tahu type sepeda motor bro Purnomo?

    Siapa tahu ada beda warna kabel sehingga efeknya jadi berbeda dengan apa yang terjadi di sepeda motor saya.

    Saya curiga kabel powernya jadi di tengah... Bukannya menukar kabelyang ke arah lampu senja dan kabel yang ke arah headlamp.

    thx...

    BalasHapus
  16. Pagi Om Pringgo,

    Emang beda warnanya, motor saya pulsar 180. Kalo posisi standarnya, di soket itu kabel merah sama kuning yg mengatur lampu senja + ke arah headlamp kayaknya.

    Purnomo -Manado

    BalasHapus
  17. @ om Purnomo:
    Saya belum pernah bongkar panel saklar pulsar.

    Yang jelas prinsip dasarnya begini,
    Aslinya begitu saklar lampu kita geser sekali, maka arus positif akan mengalir ke lampu senja dan lampu-lampu indikator.

    Jika kita geser sekali lagi,
    maka akan menambah lampu yang menyala, yaitu head lamp...

    kita hanya membalik kabel yang ke lampu senja dan ke headlamp.

    Jadi pertama menyala adalah headlam, jika kita geser lagi yang menyala adalah lampu senja.

    ada email om? kalau mau email ke saya di pringgo@pringgo.com

    sapa tahu lain waktu saya nemu wiring diagram pulsar

    thx...

    BalasHapus
  18. Mas Pringgo,
    saya coba di vario dengan buka soket yg ada didekat aki.
    saya tukar posisi coklat dgn biru strip putih...
    tapiu tetep saja ga berubah, apa ada yang salah ya mas?
    terimakasih

    BalasHapus
  19. Wah kalau vario agak rumit,

    tidak bisa menukar kabel yang di Accu (AKI). Karena yang dekat accu itu sudah tidak murni pembagian kabel positif ke lampu senja dan lampu utama,

    Coba buka cover setang,
    nanti kita fokus di saklar lampu depan yang adanya di atas tombol electric starter.

    Setelah kabel saklar lampu depan terlihat, disana sebenarnya ada 3 warna kabel, yaitu:
    Biru strip putih,
    kuning, dan
    Coklat.

    Note: Kabel kuning sebenarnya menyatu kok...

    Nah yang dibalik posisinya itu yang kabel biru strip putih dengan kabel coklat...

    Semoga berhasil...

    BalasHapus
  20. terimakasih mas Ringgo atas jawabannya.
    saya coba dulu ya... nanti saya lapor lagi hasilnya...
    terimakasih banyak..

    BalasHapus
  21. Oke, sama-sama...
    Kalo ada kesulitan, kabar2in aja...

    BalasHapus
  22. Mas Pringgo,
    Maaf baru lapor nih.
    Saya sudah coba petunjuk nya di Vario. Dan berhasil Mas, terimakasih banyak ya.
    Satu lagi Mas, saya ada rencana kalo siang yg nyala cuma 1 lampu, kalo malam 2 lampu (vario kan lampunya 2) tetapi fungsi hi/lo pada motor tetap berfungsi.tadinya saya mau sambung 1 lampu ke lampu senja untuk siang hari, kl jadi kl malam bisa tetap nyala dua lampu itu. Cuma saya pikir lagi berarti fungsi hi/lo lampu ga berfungsi ya.pengennya ga nambah saklar baru.
    Mas Ringgo ada pendapat lain?
    Terimakasih

    BalasHapus
  23. Mas Anonim,

    bentar yah mikir dulu nih...
    agak ribet...

    Hehehe... weekend deh saya coba buka wiring diagram vario nanti saya lapor lagi...

    Atau email aja ke pringgo@pringgo.com
    nanti kita bahas disitu... heheh

    Kalau melihat CBR 1000 RR,
    dia kalo siang juga cuma nyala sebelah,
    ternyata si CBR 1000 RR itu yang kanan lampu deket, yang kiri lampu jauh.

    Lampu nya juga pake type H7. Jadi satu bohlam lampu itu satu filamen...

    Kalau vario, satu bohlam kan isinya 2 filamen (jadi bisa jadi lampu jauh dan lampu dekat)

    mirip kayak tiger revolution yang asimetric headlamp (banyak yang nyebut tiger picek)...

    kalo mau sih tiru tiger revo picek itu...

    Tapi saya coba otak atik dulu deh...
    cuma gak janji bisa jadi kapan...
    hehehe...

    BalasHapus
  24. Mas Ringgo,
    Terimakasih atas jawaban nya.
    sesempat nya saja mas, tidak usah buru2...
    hehe..
    saya sudah email ya mas, biar ga anonim lagi.

    BalasHapus
  25. ok mantaf...
    hemat energi demi masa depan.
    http://internet-hijau.blogspot.com

    BalasHapus
  26. kalau malem kan butuh nyala semua kan lampu2 nya, jadi kalau malem pakai lampu senja, apa ga kurang terang mas ?

    maaf kalau salah nangkep bacanya...hehehe...

    BalasHapus
  27. @ Anonim:
    maksudnya begini.

    Lampu senja yang saya maksud itu lampu redup yang menyatu di rumah lampu utama (atau berada di depan sepeda motor).

    Lampu senja kan berhubungan dengan lampu spedometer dan lampu belakang.

    Saat siang,
    lampu senja (yang ada di headlamp) tidak perlu menyala, karena toh kalah terang dengan sinar headlamp yang daya watt nya lebih besar.

    Jadi kita coba bikin kalau siang, hanya lampu utama (headlamp) saja yang menyala... Sedangkan lampu yang lain tidak menyala.

    Jadi begitu saklar lampu digeser sekali,
    lampu yang nyala itu lampu utama duluan. sedangkan lampu senja dan lampu-lampu yang lain belum menyala.

    Saat malam,
    geser lagi saklar lampu kedua kalinya.
    maka lampu yang lain akan ikut menyala.

    jadi,
    hanya kebalikan saja,
    kalau step #1 biasanya yang nyala itu semua lampu di motor kecuali lampu besar (lampu utama/ headlamp), lalu step #2 barulah headlamp menyusul ikut nyala...

    sekarang menjadi step #1 yang nyala duluan si headlamp,
    di step #2 nya barulah lampu yang lain yang ikut menyala...

    BalasHapus
  28. lampu senja sama lampu utama di satria fu g ada bedanya om, jadi percuma deh klo pindah kabel gitu, mending langsung cabut lampu senja:D. salam kenal dr prasetya(SFCI)

    BalasHapus
  29. Bro? ane mw tanya nih...

    Ane kan ubah saklar satria fu ane. biar bisa dimatiin (pake saklar fu jadul).

    Nah, ane baru sadar pas malem nyalain saklar, lampu belakang ga nyala. tapi pas injak rem, nyala....

    itu gimana, bro?

    BalasHapus
  30. Mas Pringgodani,

    Klo buat New Honda Blade gmn mas?
    Kan gak ada switch-nya...rencana mo pasang switch manual,
    gmn tahapannya...??

    Thx..

    BalasHapus
  31. @prasetya :

    Thx infonya om...
    Wah saya belum punya wiring diagram Satria FU

    @Sigit Pramono Wibowo :
    Kalau boleh tahu,
    ini Satria FU 150 nya yang masih ada saklar lampu (off - lampu senja - lampu jauh)?
    Atau hanya ada saklar headlamp dengan pilihan lampu jauh dan lampu dekat?

    Yang baru setahu saya cuma ada saklar headlamp buat ngatur lampu jauh dan lampu dekat.

    Kalau typenya yang baru, agak susah merubah biar irit listrik...
    Malah harus nambah saklar buat mutus arus ke lampu2 senja yang lain.

    Ini hampir sama denga bro Prasetya,
    intinya kalau saklar lampunya masih yang model awal, rasanya dia masih bisa dibuat hanya headlamp depan yang nyala,
    kalau sudah yang baru, agak susah...

    @Isan :
    New Honda Blade setahu saya sudah AHO (Automatic Headlamp On),
    ini juga agak ribet, karena kita malah harus nambah saklar buat matiin lampu-lampu yang lain...

    Bisa sih dipasang, tapi ya itu, tambah ribet... Karena nambah saklar yang belum tentu rapi dan enak dipandang.

    BalasHapus
  32. Ok Mas Pringgo,
    Makasih atas infonya..

    BalasHapus
  33. terima kasih atas informasinya..
    kunjungi juga website kami mobil kota

    sukses selalu

    BalasHapus