Kamis, 14 September 2006

Kenapa Sih Karet Rumah Kopling imitasi Honda Tiger bisa pecah?

Wah,
Pasti para pemilk Honda Tiger dibuat pusing ketika Rumah Kopling (OUTER COMP,CLUTCH) sepeda motornya dinyatakan sudah "OBLAK".

Sedih, bingung, bercampur haru, kenapa bisa oblak ya?
Setalah itu hati menjadi tenang, karena masalah sudah teratasi di bengkel bubut,
Tapi siapa sangka beberapa bulan kemudian ketika mesin motor sedang dipakai tiba-tiba mogok lagi. Kenapa nih?

Setelah dibawa di bengkel akhirnya diberitahukan bahwa oli tidak bisa naik ke atas mesin karena pompa oli tersumbat serpihan karet rumah kopling yang hancur, dan juga diberitahukan bahwa anda harus mengganti noken-as (cam shaft), pelatuk, bahkan bisa ganti piston, ring piston dan harus melakukan oversize pada cylinder comp-nya.

Seberapa ganas sih karet rumah kopling kalau pecah,
Ganas lho, karet rumah kopling yang pecah akan menjadi serpihan kecil-kecil, lalu jatuh ke dasar mesin berkumpul dengan oli mesin. Lalu oli mesin yang bercampur serpihan karet itu akan disedot pompa oli. Nah ini yang bikin masalah, karet itu akan menyumbat saluran oli dan pompa oli karena ukuran serpihan karet lebih besar daripada saluran pompa oli. Otomatis mesin bagian atas tidak akan menerima semburan oli akibat pompa oli yang tersumbat tadi. Yah, begitulah, mesin bergerak tanpa oli, akibatnya tahu donk, pasti terjadi keausan yang berlebihan. Turun mesin deh.......

Kembali ke topik pembicaraan,

Begini awal mulanya,
Karet initasi pertama-tama akan melar dan mengeras di bagian bawahnya














lalu bagian yang mengeras tadi akan pecah sedikit demi sedikit...

Lifter Assy Tensioner (LAT) Honda Tiger, MegaPro, & GL Max

Hmmmm, LAT yak?
Sepintas memang serupa, tapi tak sama, lalu dimana perbedaanya?

Saya mencoba mencari tahu, dimana sih bedanya LAT asli pabrik dan yang imitasi, akhirnya setelah malang melintang berkunjung ke bengkel-bengkel di seputar Jabodetabek, saya berhasil merangkum perbedaan LAT yang asli pabrik dengan yang imitasi (kwalitas ke dua, dst).

Yang paling gampang, LAT asli pabrik itu mempunyai Nomor di badannya, nomornya berkisar antara 1, 2, 3, atau 4 sedangkan.



Nomor ini adalah nomor mesin pencetak body LAT. Kan nggak mungkin pabrik hanya punya satu unit mesin cetak LAT sedangkan produksi sepedamotor jumlahya ratusan unit, mau dijual kapan motornya kalau harus nunggu assembling LAT doank.

kalau yang imitasi tidak ada nomornya,



Tapi hati-hati, ada juga LAT yang mempunyai nomor tapi posisinya terbalik, harusnya vertikal, ini malah horizontal (tiduran).



yang selanjutnya,
LAT imitasi biasanya ada penahan semacam klip pengunci pada lubang hair spring (per rambut/ per LAT), sedangkan yang asli pabrik tidak ada penahan apapun.

ASLI














IMITASI














Lalu ada juga perbedaan di kepala tonjokan LAT-nya. Ujung kepala LAT asli warnyanya lebih gelap (plating Hitam) sedangkan yang imitasi warnanya terang















Lalu mungkin ini yang terakhir,
Ujung kepala LAT yang asli dapat digerak-gerakkan ke atas dan ke bawah (contoh pada gambar, kepala LAT digerakkan ke atas), sedangkan yang imitasi tidak bisa digerak-gerakkan (mati).



Harga memang jarang bohong. LAT honda tiger asli yang dijual dengan kode 14520KCT692 LIFTER ASSY,TENS seharga Rp309.700 (HET per tanggal 1 september 2006), sedangkan yang imitasi harganya tidak sampai Rp 100 ribuan.

Tapi jangan kesal dulu sama LAT asli kalau sudah rusak, ada trik yang bisa diterapkan agar LAT bisa normal kembali.
Mungkin akan dibahas di lain kesempatan...

Semoga info ini bisa bermanfaat.......

Note:
Beberapa orang termasuk saya, tidak merekomendasikan ujung LAT ditambah dengan mur yang di las, karena lidah tensioner akan tergerus dan habis lebih cepat akibat menerima tekanan dari LAT yang berlebihan.

Diolah dari berbagai sumber dan otak.

PISTON - Honda Genuine Parts Perbandingan antara Piston Asli Honda dengan yang palsu

ASLI



Ciri Fisik
Secara Kasat Mata:
1. Pada dinding dalam terdapat marking FIM atau AHM.
2. Kekasaran dinding, ukuran dan bentuk seragam.
3. Pada jendela pin terdapat marking type.
4. Permukaan kepala piston diproses dengan kekasaran tertentu.
5. Lubang oli di alur ring pelumasan (no.3) posisi tepat di tengah alur ring.
6. Sisi tajam pada kaki dan alur ring piston dihaluskan / dichamper

Dilihat dengan alat ukur:
7. Ketebalan piston sesuai desain.
8. Lubang oli dibuat miring dengan derajat tertentu.
9. Berbentuk taper dan oval sempurna.
10. Alur ring bagian atas dibuat miring dengan derajat tertentu.
11. Kekerasan piuston besarnya merata disemua bagian.
12. Ikatan alumunium dengan unsur campurannya, kekuatannya sama di setiap bagian.

PALSU



Ciri Fisik
Secara Kasat Mata:
1. Pada dinding dalam tidak terdapat marking FIM atau AHM.
2. Kekasaran dinding, ukuran dan bentuk tidak seragam.
3. Pada jendela pin tidak terdapat marking type.
4. Permukaan kepala piston sebagian diproses, sebagian tidak diproses.
5. Lubang oli di alur ring pelumasan (no.3) posisi tidak tepat di tengah alur ring.
6. Sisi tajam pada kaki dan alur ring piston tidak dihaluskan / dichamper

Dilihat dengan alat ukur:
7. Ketebalan tidak sesuai desain.
8. Lubang oli dibuat miring dengan derajat tidak sesuai ukuran.
9. Berbentuk taper dan oval, tapi tidak sempurna.
10. Alur ring bagian atas dibuat tidak miring.
11. Kekerasan piston besarnya tidak merata disemua bagian.
12. Ikatan alumunium dengan unsur campurannya, kekuatannya tidak sama di setiap bagian.


PERHATIAN KHUSUS



Piston yang asli(sesuai spesifikasi) mampu mendistribusikan pelumasan dan gesekan ke semua bagian secara merata sehingga pembakaran jadi optimal, lebih kuat menerima ledakan dan meneruskan gaya dorong, mengendalikan pemuaian piston serta lebih tahan suhu tinggi.


Sumber:http://www.astra-honda.com/

Rabu, 13 September 2006

AHASS HTML



Yap, sejak beberapa bulan yang lalu, koperasi HTML (Honda Tiger mailing List) telah resmi mengoperasionalkan AHASS (Astra Honda Authorized Service Station) alias Bengkel Resmi Sepeda Motor Honda di Jalan Lenteng Agung Barat nomor 37, Jakarta Selatan.

Dengan perjuangan sekitar setahun, akhirnya koperasi HTML berhasil mewujudkan salah satu cita-citanya untuk membangun sebuah bengkel profesional sebagai salah satu unit usaha dari koperasi HTML. Jasa pelayanan yang diberikan sudah sesuai dengan standar Honda, jadi para rekan-rekan pengguna sepeda motor Honda khususnya yang berada di wilayah DKI Jakarta bisa melakukan tune-up di AHASS HTML ini.




Dengan Team solid yang terdiri dari Sdr. Bronto (alias BRONX), Sdr. Ishak, Sdr.
Dian (Sang Mekanik Senior), Sdr. Michael (yang kata rekan-rekannya disebut "kereta api"), Sdr. Aziz, dan Sdri. Dea, AHASS HTML akan siap melayani anda dari jam 8 pagi sampai jam 7 malam.

Berhubung masih seumur jagung, AHASS HTML dengan senang hati menerima segala masukan berupa saran, kritik, dan pengaduan yang membangun dari para konsumennya dan rekan-rekan bikers pada umumnya. masukan dapat langsung diampaikan kepada kepala bengkel AHASS HTML yaitu sodara Bronto Laras.

Akhirnya,
Apa yak?
Selamat deh Buat AHASS HTML.......