Senin, 15 Juni 2015

Serangan JANTUNG

Dapat dari WhatsApp...

Berikanlah waktumu 2 menit untuk membaca ini :

Misal ceritanya hari ini jam 19:30 anda dalam perjalanan pulang. Anda sangat capek, kesal atau marah. Tiba2 Anda mulai merasakan sakit yang amat sangat di dada serta mulai ketarik di bagian lengan dan rahang. Dan Anda tidak tahu apakah Anda mampu sampai ke RS terdekat.

Sumber gambar : halosehat.com

Misal Anda sudah terlatih dengan CPR sebelumnya tapi trainer Anda tidak menjelaskan sama sekali bagaimana melakukannya untuk diri Anda sendiri.

Bagaimana pertolongan ketika SERANGAN JANTUNG terjadi pada diri sendiri? 

Banyak kejadian serangan jantung terjadi ketika orang tersebut sedang sendirian, orang tersebut meraskan jantungnya berdetak tidak normal & mulai merasakan sakit. Anda hanya mempunyai lebih kurang 10 menit sebelum kehilangan kesadaran.

Namun sebenarnya Anda bisa menolong diri sendiri dengan cara berbatuk secara berulang2 dengan semangat/kencang. Tarik nafas yang dalam setiap kali sebelum batuk. the cough must be deep and prolonged. seperti mau membuang slim/dahak.

Menarik nafas yg dalam dan batuk HARUS terus dilakukan sampai bantuan datang atau sampai detak jantung berasa normal kembali.

Menarik nafas panjang dan dalam akan menarik banyak oxigen ke paru-paru dan batuk akan menekan (squeeze) jantung yang membuat darah tetap tersirkulasi.

Sebarkan info ini ke orang-orang sebanyak mungkin, ini bisa membantu menyelamatkan jiwa mereka !!!

Seorang ahli jantung mengatakan jika setiap orang menyebarkan info ini ke 10 orang, setidaknya akan menyelamatkan 1 jiwa.

Boleh saja berkirim jokes dan lain-lainnya, namun luangkan waktu dengan berkontribusi memforward info ini yg mana bisa membantu menyelamatkan jiwa orang...

jika message ini datang ke Anda lebih dari sekali tolong jangan merasa terganggu. Anda harusnya senang karena banyak teman yang masih peduli dengan Anda dan diingatkan bagaimana menangani....serangan jantung....

Dari : 
DR.N Siva
(Senior Cardiologist)

Copy and paste...u might save lives