Senin, 20 Januari 2014

Honda Revo PGM-FI

Sesuai komitmennya yang akan mengeluarkan produk-produk yang lebih rendah emisi gas buang dengan menerapkan sistem PGM-FI (Programmed Fuel Injection), PT Astra Honda Motor (AHM) kembali meremajakan salah satu produknya yaitu Honda Revo PGM-FI.

Saya bersama rekan-rekan blogger berkesempatan mencoba sepeda motor tersebut pada hari sabtu, 11 Januari 2014.




Honda Revo PGM-FI ini secara garis besar tidak banyak yang berubah dari versi sebelumnya.
Yang terlihat hanya sekedar ganti baju dan penggantian karburator menjadi sistem injeksi bahan bakar elektronik.


Kabel gas Honda Revo  PGM-FI ada 2 bro... Lebih safety...

 

Kabel gas di daerah setang juga jadi tidak kelihatan...
Sehingga tampilan daerah setang menjadi lebih rapi.


Terbagi 2 jenis...
yang high grade sama yang standar.

High grade dengan fitur-fitur lebih menarik dinamai Honda Revo.
Honda Revo (doank) ada yang versi velg jari-jari (spoke) ada yang versi vergn racing (cast Wheel)



Sedangkan yang standar dinamai Honda Revo Fit.
Beberapa komponen yang di cat menjadi hanya warna plastiknya dengan aksen sandblast (model tesktur amplas) dan kunci kontak tanpa secure key shutter.



Kunci kontak pun terlihat berbeda...
Tapi nggak masalah lah...



Honda Revo PGM-FI masih menyasar segmen yang sama, yaitu segmen entry-level (pemula).

Knalpot menjadi lebih modis dengan tambahan catalytic converter untuk menurunkan emisi gas buang...


Kalau menurut saya sih rasanya Honda Revo PGM-FI ini sangat oke buat keperluan commuter atau operasional perusahaan.

Entah kenapa kalau melihat bentuk lampu belakang Honda Revo PGM-FI ini seperti teringat lampu Yamaha Vega ZR. Namun yang Revo ini lebih seger lihatnya... Lebih bening...



Di generasi Revo yang sekarangjadi ada tempat untuk meletakkan tutup blubang pengisian BBM saat kita mengisi bahan bakar... begini cara menaruh tutupnya...


Bagasi di bawah jok hanya untuk menyimpan barang seadanya, misalnya botol-botol minuman atau tas kamera kecil...


Kalau untuk menyimpan Helm belum bisa di bawah jok


Memasang Helm agak sedikit susah...
Dengan bantuan dari pak Endro dari AHM, saya diajari memasangnya...
Ring pengait di tali helm harus diatur sedemikian rupa agar bisa dicantolin ke pengain di bawah jok.



Namun saya kurang sreg dengan posisi helm setelah dikaitkan ke sepeda motor dan jok ditutup.
Sangat tidak rekomendari mengaitkan helm dengan posisi begini (menghadap atas) saat musim hujan.

Mungkin Honda dapat lebih memperhatikan pengait helm ini,
Untuk memasang helm half-face aja susah bagaimana untuk memasang yang full face?

atau jangan-jangan ada semacam tambang seperti di PCX dan CBR untuk memasang helm ini... (tapi pas kemarin saya lihat di motor test nya sih nggak ada)

Lanjut...
Kami diberi kesempatan menguji Honda Revo PGM-FI ini ke rute perbukitan di daerah bogor.
Wah seperti rute jalanan luar kota nih...



Bantingan suspensi terasa agak keras... mungkin juga karena sepeda motor ini dirancang untuk lebih banyak dipakai sebagai kendaraan commuter (bukan kendaraan touring). Tapi masih oke lah...

Rem depannya pakem banget... hebat...

Kalau dari segi Performa,  Saya tidak terlalu merasakan perbedaan yang signifikan.
Revo ya Revo... Namun pastinya dengan PGM-FI yang dipasang pada generasi ini, pastinya perawatan menjadi lebih mudah dan konsumsi bahan bakar menjadi optimal plus ramah lingkungan.

Tidak banyak hal lain yang bisa saya tuliskan disini...
Namun kesimpulan saya Honda Revo PGM-FI memang benar-benar terasa motor commuter untuk aktifitas sehari-hari....
Sangat bisa diandalkan untuk dipakai transportasi ke sekolah, ke kantor, atau bahkan sebagai armada delivery/expedisi.

Dengan PGM-FI dijamin motor ini lebih efisien dalam penggunaan bahan bakar dibandingkan yang masih berkarburator. Otomatis biaya operasional kendaraan pun juga bisa di efisienkan...

Yah ibaratnya kalau mobil operasional perusahaan saya lihat banyak yang pakai Daihatsu Grand Max, Avanza, dsb...
Untuk Sepeda motor operasional bolehlah melirik Honda Revo PGM-FI
Sekian yang bisa saya sharing...