Senin, 09 Desember 2013

RFID BBM SUBSIDI

Hari sabtu pagi 7 Desember 2013 saya datang ke acara pemasangan RFID BBM komunitas di parkir timur Gelora Bung Karno (GBK),


Acara ini digagas oleh HOFOS (komunitas honda freed),
Menurut Dony Laksmana yang juga menjabat wakil ketua umum HOFOS, acara ini sebenarnya melanjutkan acara sebelumnya yang tidak mulus terlaksana karena kendala hujan. Namun untuk melakukan kembali acara ini (pasang RFID BBM), pihak PT INTI diwakili pak Aldy meminta minimal ada 200 mobil yang dipasang, barulah crew PT INTI akan melayani.

Mendapat jawaban seperti itu, HOFOS mengajak beberapa komunitas untuk ikut serta, diantaranya :
  • Gravity,
  • HiD dan AFCI
  • HCCI
  • Panther Mania
  • TFC
  • TFCI
  • TSVC
  • MitOSI
  • Stream
  • HORAI
  • FLOCK
  • CCI
  • i-MAC
  • CEO
  • ACI
  • Group oom Johan (AXIC, Evalia, dkk)

Saking banyaknya peserta dari komunitas yang mendaftar (1022 pendaftar), pemasangan RFID di SPBU Abdul Muis pun sampai dialihkan ke GBK juga...

Oke,
Kita tidak perlu banyak-banyak bahas tentang acaranya,
Tapi saya sekedar sharing saja pengalaman dan memberi sedikit ide agar pemasangan RFID BBM menjadi lebih baik (menurut saya pribadi)

Setelah crew PT INTI datang, mulailah crew dibagi di beberapa titik...
SIAL...
semua alat sudah dipasang, eh bingung masalah LISTRIK...
INPUT #1
Kalau mau adain acara serupa, jangan lupa pikirkan sumber listrik untuk netbook/laptop (komputer),
Tanpa komputer tersebut, gelang RFID BBM tidak bisa diisi datanya.
Sebelum konsumen memperoleh gelang RFID,
Konsumen harus mengisi formulir Registrasi SMPBBM.
*SMPBBM = Sistem Monitoring Pengendalian Bahan Bakar Minyak

 
Setelah mengisi formulir Registrasi SMPBBM ini, konsumen menyerahkan formulir tersebut bersama STNK asli kendaraan yang akan dipasang gelang RFID BBM.

Petugas input data akan mem-foto STNK untuk dimasukkan ke database SMPBBM melalui koneksi internet...
INPUT #2
Buat petugas, pastikan koneksi internet yang dipakai dijamin oke...
Kalau ada WiFi yang ngebut sih lebih oke punya tuh...
Tiba saatnya men-foto STNK,
Nah ini dia...
Ternyata cuma pakai web cam yang dipasukkan ke kotak wadah makanan...
Ini cara irit, tapi jadi lama...


Karena sulit untuk mengatur hasil foto STNK, kadang bisa terlihat jelas, kadang terlihat gelap...
Alih-alih bergaya ala mesin fotocopy/scanner, si webcam malah bingung metering warna hasil jepretannya...
INPUT #3
Ada baiknya pakai scanner portable, lebih mahal tapi lebih cepat.
Atau posisinya dibalik, webcam jangan menghadap ke atas langit... coba dibuat seperti pistol saja, jadi petugas tinggal pegang webcam lalu memotret STNK Dengan mudah.
Atau jaman sekarang kan sudah canggih,
Bagaimana kalau urusan STNK nya di scan saja oleh peserta/ panitia komunitas, nanti hasil scan-nya tinggal diberikan ke petugas lalu tinggal upload ke sistem. 

Bisa nggak guh dibuat begitu? 

Bisa lebih hemat waktu kan kalau pantia membantu petugas mengetik data2 peserta/konsumen dan menyediakan foto/scan STNK nya.
Petugas kan nanti tinggal copy-paste saja... cepat kan...

Bagaimana PT INTI?

Lanjut...

Setelah memasukkan data dan memasukkan foto STNK ke sistem SMPBBM,
Tiba saatnya memasukkan data ke gelang RFID BBM nya...
Gelangnya ada 2 ukuran, diameter 70 dan 80 mm


Nah pemilihan ukuran gelang RFID BBM ini disesuaikan dengan type lubang pengisian bahan bakar di kendaraan sobat...

Gelang ini rasanya seperti antene yang membantu chip kecil untuk memancarkan sinyal RFID jika terangsang (wow terangsang) oleh alat RFID di nosel selang BBM SPBU Pertamina.

Chip nya sendiri kecil,
Dia ada di ujung kabel.


Oke, setelah dapat kepastian ukuran gelang RFID,
gelang RFID BBM dimasukkan data mobil yang bersangkutan dengan menggunakan alat seperti tongkat (saya lupa namanya)...


Selesai memasukan data ke gelang RFID BBM, saatnya memasang  gelang tersebut di kendaraan...

Memasang gelang RFID BBM ini tidak rumit, bahkan sebenarnya kita bisa memasangnya sendiri.
Hanya perlumenyiapkan 4 buah cable ties, lem besi tang putong/cutter, dan tang untuk menarik dan mengencangkan cable ties.


Lanjut di tutup tangki BBM mobilnya...

Ada 4 buah cableties,
1 untuk mengikat 3 cableties ke ujung pipa pengisian BBM,
Dan 3 cableties yang diikat tadi untuk mengikat gelang RFID BBM nya.
INPUT #4
Saran dari saya,
Mending bawa cableties sendiri yang warnanya hitam.
Terkadang petugas membawa yang warnanya terang, jadi tampang pemasangan gelang RFID BBM seperti kurang sip...
Kalau pakai warna hitam kan akan lebih oke dan senada dengan warna gelang RFID BBM nya.
Yah ini sih saran bagi yang memperdulikan estetika kendaraan... hehehe...

Lanjut...

Posisi pemasangan gelang RFID BBM di pipa pengisian BBM harus dicari-cari yang pas dan baik...
Karena kalau asal pasang bisa berakibat tutup tangki sulit dipasang (tidak sampai menutup sempurna sampai buyi kreeekkk...) atau juga bisa membuat tutup yang sudah terpasang sulit dibuka.

Nah kacau kan kalau mau isi BBM tapi tutupnya sulit dibuka?

Disini ada baiknya diawasi dan di test hasil pemasangannya oleh konsumen,

Saya lihat di lapangan, petugas umumnya hanya memasang. Tidak banyak petugas yang peduli terhadap hasil kerjanya, yang penting gelang RFID BBM terpasang dan tutup lubang pengisian BBM juga bisa terpasang...

Hasil pemasangan kebanyakan yah selain mengganggu fungsional buka tutup penutup nya, dia juga terlihat kurang rapi dan berantakan...
Contoh pemasangan tidak pas di tengah.

Contoh pemasangan ring menempel ke petutup lubang pengisian BBM sehingga sulit untuk buka-tutup penutup lubang pengisian BBM.

Pemasangan yang miring-miring, yang penting ring terpasang.

Nggak ingin kan kendaraan kita dipasang gelang RFID BBM asal-asalan?
Bukan merendahkan petugas kemarin...
Tapi saya menulis artikel ini hanya memberi gambaran agar apa yang saya lihat kemarin menjadi inspirasi atau menimbulkan ide bagaimana pemasangan ring/gelang RFID BBM agar lebih baik dan rapi.
INPUT #5
Pastikan kita melihat dan mengetes hasil pemasangan gelang RFID BBM nya di kendaraan kita...
Oh iya,
Pemasangan gelang RFID BBM ini tidak boleh terbalik...
Bagian gelang yang ada tulisan 70 atau 80 nya harus menghadap ke luar kendaraan.
Sedangkan bagian yang ada tonjolan-tonjolannya yang menghadap ke sisi dalam/body kendaraan.

Bagian chip nya sendiri juga begitu,
Jangan terbalik merekatkannya dengan lem besi.
Hanya bagian yang datar saja yang boleh ditempel dan diberi lem besi.
Bagian yang menonjolnya harus menghadap ke arah luar kendaraan.
Ini dulu sekitar sharing mengenai pemasangan gelang RFID BBM di kendaraan...
Semoga bagi yang mau dan belum memasang gelang RFID BBM ini bisa dapat gambaran agar pemasangan di kendaraan sobat bisa lebih rapi.
Next nya kita bahas ide2 lain tentang sistem RFID BBM...