Sabtu, 01 September 2012

VNT turbo

Di kalalangan pecinta mesin diesel modern di indonesia lagi lumayan ramai membahas mesin diesel common-rail dengan Variable Nozzle Turbine (VNT).

Ada banyak istilah untuk sistem semacam ini, selain VNT ada juga yang menyebut Variable Geometry Turbocharger (VGT), Variable Turbine Geometry (VTG), Variable-Vane Turbine (VVT), atau Variable-Area Turbine Nozzle (VATN).

Yah itu mah tergantung masing-masing pabrikan lah mau ngasih nama apa aja... toh prinsipnya sama...

Nih dia yang dimaksud bisa bervariasi, yaitu sudut sirip pengarah alirannya...
Lebih jelasnya bisa nonton dulu animasi berikut ini...

animasi Garret VNT (sumber : youtube.com)
Dengan sistem ini, kecepatan putaran turbin dapat diatur sesuai kebutuhan, otomatis pasokan udara ke mesin juga bisa sesuai yang diinginkan.
Dikutip dari http://paultan.org/2006/08/16/how-does-variable-turbine-geometry-work/ Saat membutuhkan pasokan udara yang relatif kecil, bilah kipas VNT akan cenderung lebih landai/ tertutup sehingga gas buang yang memutar turbin tidak terlalu kuat.
Saat mesin butuh pasokan udara yang lebih besar, bilah kipas VNT akan membuka lebih tegak sehingga mengarahkan gas buang agar memutar turbin lebih cepat. Sehingga aliran udara yang didorong masuk ke mesin juga lebih deras...
Kira-kira begitu...
Tujuan kepana turbin turbo harus berputar lebih cepat atau atau sebaliknya yaitu untuk meng-optimalkan tekanan udara (boost pressure) ke dalam intake mesin agar sesuai dengan kebutuhan mesin. 
Misalnya seseorang sedang sangat haus, yah dia butuh air minum lebih banyak daripada yang tidak begitu haus...
Jadi VNT ini lebih flexible, karena dia mensupply tekanan udara sesuai kebutuhan mesin... 
Keuntungan sistem VNT ini diantaranya membuat konsumsi bahan bakar lebih ekonomis sehingga yang pasti gas buangnya lebih ramah lingkungan, output tenaga mesin lebih terasa, torsi mesin lebih meningkat,dsb...