Rabu, 11 Juli 2012

Uang NonTunai

Memperbarui informasi saya sebelumnya di posting Mandiri Prabayar Ribet pada bulan juli tahun 2011,

Saya mengupdate beritanya nih...
Sudah sekitar 3 bulan yang lalu (kalau nggak salah) Indomaret Card bisa dipakai untuk bayar Tol,
Terbukti dengan dipajangnya poster berikut ini di gerai indomaret...


Sekian update informasinya,
terimakasih juga kepada pemerhati www.pringgo.com yaitu sodara Unknown dan om Indra A. yang telah mengingatkan saya tentang ini...


Nah sekarang tinggal bingung aja deh,
udah mulai banyak bank berlomba-lomba buka pelayanan transaksi non tunai...

setelah BCA dengan FLAZZ, Mandiri dengan MANDIRI PRABAYAR, lalu yang mulai terilhat banyak di gerai-gerai toko itu BRIZZI dari BRI, dan BNI PREPAID dari BNI...


Sumber foto BNI Rail Card : www.infobanknews.com

Hah...
Makin amburadul aja nih...

Seperti sudah pernah saya komen sebelumnya, dompet saya saja sudah penuh kartu (bukan pamer nih yah), diantaranya :
  1. KTP,
  2. SIM-A,
  3. SIM-C,
  4. Kartu NPWP
  5. ATM BCA
  6. ATM BNI
  7. Alfamart Card (FLAZZ BCA)
  8. Indomaret Card (MANDIRI PRABAYAR)
List tersebut di atas itu baru kartu yang saya anggap penting untuk selalu dibawa kemanapun saya bepergian,
itu belum termasuk kartu-kartu lain semisal asuransi, membercard, dsb...

Untung saya gak pernah apply credit card meskipun suka banyak yang nawarin untuk apply...
kalo nambah creditcard bisa tambah tebel sama kartu nih dompet saja...

Kalau semakin banyak bank berlomba-lomba menerbitkan e-payment/ Non-Tunai,
kayaknya akan semakin semrawut...

Kemarin-kemarin sempat berbelanja di salah satu mini market dekat kantor,
haduhhhh... kasirnya sudah penuh mesin2 pembayaran elektronik, sampai-sampai jumlah mesin tersebut melebihi luas area yang dibutuhkan komputer kasir itu sendiri...


Kalau dilihat alatnya, nampaknya mirip-mirip saja tuh...
Apa tidak bisa di jadikan satu?


Menurut saya kalau tidak satu platform seperti ini, e-payment atau transaksi non-tunai tidak akan mencapai tujuan awalnya,
Jika makin banyak versi e-payment card begini, sama saja hidup di satu negara tapi banyak jenis mata uang.

Mau bayar tol harus pakai e-payment bank ini...
mau bayar parkir harus pakai e-payment bank ini...
mau beli tiket kereta api harus pakai e-payment bank ini...

Nggak praktis...

Semoga Bank Indonesia yang saya anggap sebagai regulator peredaran uang di Indonesia bisa memperhatikan ini...

Saya bukan orang yang pandai atatu ahli perbankan, saya hanyalah rakyat biasa...
Saya udah pusing saat pemilu harus pilih yang mana?
Mau pilih mana saja tetep juga korupsi oknum pejabat tetep ada dan kayaknya malah makin menjadi-jadi...

Multi Partai sudah terlihat dampaknya,
nah dampak multi e-payment card atau kartu uang non tunai seperti apa nih kalau begini terus?

*belum lagi kalau teknologi NFC (Near Field Communication) pada ponsel nantinya bisa digunakan sebagai alat pembayaran juga seperti di negara maju...