Selasa, 24 Juli 2012

Logika lalulintas

Sedih lihat kondisi jalanan seperti sekarang...

Banyak pengguna jalan yang sudah tidak peduli akan peraturan lalulintas dan logika berlalulintas.
Belum lagi kalau ada pengendara yang emosi, yah mungkin kodisi jalanan juga yang membuat emosi orang-orang cepat naik.
Diperparah lagi dengan pengendara yang meng-acuhkan keselamatan dalam berkendara. Misalnya tidak pakai helm, kondisi kendaraan dibiarkan alakadarnya yang penting bisa jalan (padahal lampu-lampu indikator ada yang mati, dsb) dan masih banyak lagi lah...

Jalanan sudah seperti arena pertarungan...

Sudah lama saya ingin menulis tentang ini,
Gemas terhadap kondisi demikian dan ingin berbagi dengan rekan-rekan...

Syukur-syukur bisa menambah wawasan berkendara dan logika berlalulintas dengan rekan-rekan yang mungkin belum tahu...

Coba lihat gambar dibawah ini,


gambar tersebut nampak baik-baik saja, hanya ada pengendara sepeda motor yang tidak pakai helm...
Parah yah, nggak sayang nyawa...
Memang mayoritas orang Indonesia belum kapok kalau belum mengalami sendiri. (*sedih liat orang-orang begini)

Tapi coba lihat apa yang terjadi di depannya...
Nih...


Orang-orang yang menyerobot dari sisi kanan jalan (arus lawan) membuat kendaraan dari lawan arus kita tidak bisa maju...

Mengunci deh...

Nih LOGIKA-nya dimana?
disitu juga menunjukkan ke-EGOIS-an pengendara tersebut...

Hayo berkaca, siapa yang sering nyerobot jalur lawan begitu?

Jika nyerobot jalur lawa, kita mungkin hanya berfikir "yang penting gue cepet sampai tujuan"
tapi lihat akibatnya?

Jalanan jadi macet,
Waktu tempuh pun menjadi lebih lama...

Lalu apakah kita berfikir,
berapa banyak bahan bakar kendaraan yang terlibat macet itu terbakar dan menghasilkan polusi yang percuma...
Sadarkah kita akan hal itu?

Lalu macet akan memancing emosi bagi banyak orang yang memang emosian...

Wih.. banyak banget deh ruginya...

Sobat,
yuk kita budayakan antri...

Saya akan coba bikin simulasi-simulasi logika berkendara yang bisa bikin macet...
namun harus saya persiapkan dahulu...

Hmm..
Saya lebih senang pakai sepeda motor karena merasa lebih cepat dari mobil..
tapi kalau kondisi lalulintas begini mah bosen juga...