Selasa, 22 Juli 2008

Pasang Filter A/C mobil

Tahu nggak?
mobil-mobil keluaran sekarang (di indonesia) mulai mengadopsi filter A/C (Air Conditioner) (begitulah orang awam menyebutnya. red).

Sebenarnya ini adalah Cabin Air Filter (CAF), tujuannya supaya udara yang dihembuskan oleh AC mobil disaring dulu dari partikel-partikel kotoran (debu, dsb).
Selain itu, manfaat yang diperoleh dari penggunaan CAF ini yaitu meringankan biaya servis AC.
kenapa?
dengan memasang CAF, kisi-kisi evaporator menjadi bersih karena tidak ada debu yang menempel di kisi-kisi evaporator tersebut. Hembusan hawa AC pun selalu dingin.
Jika AC menjadi kurang dingin,
Jangan khawatir, periksa saja CAF di mobil anda, kotor atau tidak?
Kalau kotor segera ganti yang baru. Lumayan kan, lebih murah daripada harus servis AC. Sudah biayanya mahal, butuh waktu satu hari lagi. Pfftthh....
Waktu satu hari kan lumayan juga buat istirahat di rumah.

Jadi, mending pakai CAF kan? proses bongkar-pasangnya nggak makan waktu sampai 30 menit kok. Cepat kan?


Coba buka Buku manual kendaraan anda,
Untuk type-type sekarang, sudah ada petunjuk tentang CAF ini.

Khusus untuk Honda, belum semuanya menyertakan panduan pemasangan CAF ini, tapi untuk model Stream, CR-V, Accord, dan Odyssey, semuanya sudah ada tempat CAF-nya, hanya saja di
tidak diberitahukan cara memasang/ menggantinya.

Kita mulai dari awal,
Kita contohkan pada Honda Stream milik saya.

Beli dulu Cabin Air Filternya (CAF), kalau bengkel/ toko sparepart nggak tau istilah Cabin Air Filter, bilang aja beli filter AC.



Saya beli di Atrium Senen (jakarta) kena harga Rp 200 ribu,
Lumayan dibanding harus servis AC.






Coba lihat laci penumpang di mobil anda (Contoh pada Honda Stream)













Lalu perhatikan pengait pada sisi kiri dan kanan laci bagian dalam










Buka kancing penahan laci tersebut, bisa menggunakan obeng minus kecil dengan mencongkelnya dari bagian ujung bawah kancing penahan laci terbebut.

Atau.....




Buka kancing penahan laci dengan menekan (dengan jari tangan) segitiga pengaitnya dari bagian dalam laci.











Nah kelihatan deh lokasi casette (dudukan) filter-nya.











Buka tutup casette nya,











Keluarkan casette sebelah kanan (Khusus Honda Stream dan CR-V) dengan cara menariknya keluar.











Keluarkan casette sebelah kiri, caranya geser casette ke kanan lalu tarik keluar seperti mengeluarkan casette sebelah kanan












Setelah casette filter terlepas dari mobil, langsung praktek deh

















Potong bagian plastik casette yang besar dengan cutter, lakukan pada casette kanan dan kiri .



Kenapa?

Karena bagian ini akan menghalagi udara yang tersedot oleh blower. selain itu, tonjolan pada plastik ini akan mengganjal filter untuk duduk dengan tepat di casette.















Selipkan ujung bilah filter pada lidah kaset. Pastikan filter terkait dengan benar di casette. Ujung filter akan terkunci oleh tonjolan lidah pada casette, sehingga filter duduk rapat pada casette. Ini penting supaya filter bekerja menyaring partikel udara dengan benar.


Setelah Filter terpasang dengan baik,


Masukkan casette yang telah diberi filter ke tempat asalnya,
caranya, kebalikan pada saat membongkarnya....

















Dengan memasang Cabin Air Filter ini, kotoran dari partikel udara akan tersaring oleh CAF, sehingga blower (kipas) dan evaporator AC akan bersih.
Jadi kita hanya perlu mengganti filternya saja kalau sudah kotor.
Servis evaporator dan pembersihan blower jadi tidak perlu dilakukan lagi, karena sudah lebih bersih.
Lebih hemat uang dan waktu...

Sebagai masukan saja,
jika usia mobil lebih dari 1 tahun, sebaiknya servis AC (Bersihkan blower dan evaporator) dulu supaya lebih maksimal.
Kan percuma pasang filter tapi blower dan evaporator di dalamnya sudah kotor.
Ibarat kata, baru pasang pagar padahal maling sudah masuk duluan ke dalam rumah.

Selamat mencoba........