Rabu, 27 Agustus 2014

Daftar BPJS Kesehatan

Sekedar iseng,

Saya coba daftar BPJS Kesehatan secara online.
Lumayan, daripada harus antri di kantor BPJS, lebih baik jika kita ada akses internet ya mendaftar saja melalui internet / website BPJS


BPJS sendiri kepanjangan dari Badan Penyelenggaran Jaminan Sosial.
Setahu saya ada dua produk yang umum ditawarkan, yaitu :
  • BPJS Ketenagakerjaan
  • BPJS Kesehatan
Disini saya akan berceritan tentang panduan cara mendaftar BPJS Kesehatan secara online (website),
untuk panduannya sebenarnya bisa diunduh pada link berikut :
File PDF Registrasi Peserta BPJS Kesehatan Via Web

Saya coba bercerita lebih detail mengenai langkah-langkah mendaftar kepesertaan BPJS Kesehatan secara online

Hal pertama yang harus kita siapkan selain perangkat elektronik yang terkoneksi internet adalah :
  1. Kartu Tanda Penduduk.
  2. Kartu Keluarga.
  3. Kartu NPWP (Nomer Pokok Wajib Pajak).
  4. Alamat E-mail dan No. HP yg bisa dihubungi
Oh iya, 
nanti kita sebagai (calon peserta BPJS Kesehatan harus memilih iuran bulanan sesuai dengan Kelas Perawatan yg kita kehendaki. Ada 3 pilihan, yaitu :
  • KELAS III = Rp. 25.500/Bulan
  • KELAS II = Rp. 42.500/Bulan
  • KELAS I = Rp. 59.500/Bulan
Setelah kita siap dengan berkas-berkas yang diperlukan, 
buka web http://bpjs-kesehatan.go.id/bpjs/index.php/pages/detail/2014/15

Klik tab "Layanan Peserta" lalu klik "Pendaftaran Peserta"


Nanti akan terbuka halaman pendaftaran dan informasi Prosedur pendaftaran Peserta secara online

Setelah membaca prosedurnya,
silahkan klik "Pendaftaran"


Nanti akan terbuka halaman pendaftaran yang terbagi dalam 4 tab, yaitu:

  1. Identitas
  2. Alamat
  3. Fasilitas kesehatan tingkat I
  4. dan Khusus WNA (Warga Negara Asing)
Kalau kita sebagai warga negara indonesia, ya kita hanya wajib mengisi tab 1 (Identitas) dan 2 (Alamat)

Namun ada tambahan,
jika kita memilih Fasilitas Kesehatan Kelas I, maka kita wajib mengisi tab ke 3 (Fasilitas Kesehatan Kelas I)

Nah kalau kita sudah ganti warga negara (menjadi bukan Warga Negara Indonesia/ WNI), maka ita harus mengisi tab nomer 4 (Khusus WNA)




Cara mengisi pada setiap tab rasanya tidak perlu dijelaskan disini,
karena cukup memisi

Setelah mengisi lengkap pada tab-tab yang harus kita isi,
kita masukkan alamat email kita, masukkan kode yang tertera pada gambar yang tampil di halaman tersebut lalu klik tombol "Simpan"


Jika mau sekalian mendaftarkan anggota keluarga yang lain (istri dan anak-anak), silahkan klik tombol "Registrasi Keluarga"

Nah nanti setelah semua selesai,
kita tinggal tunggu email dari BPJS Kesehatan...

Setelah memperoleh email dari BPJS Kesehatan seperti dibawah ini,


Kita harus segera melakukan pembayaran, maka sebaiknya jangan ditunda--tunda... karena nanti kalau masaberlakunya habis, kita harus registrasi ulang.
Segera buka email kita dan klik link "Aktivasi Pendaftaran" yang ada di email tersebut...
Nanti akan terbuka halaman web seperti ini...


Untuk Formulir Daftar Isisan Peserta tidak terlalu penting bagi kita,
karena itu hanya berisi rangkupan apa saja yang telah kita isi di web BPJS Kesehatan tadi.

Yang penting adalah kita Unduh/ Download "Lembar Nomor Virtual Account"

Lembar Nomor Virtual Account akan kita dapatkan dalam format file PDF,


Ada 3 bank yang bisa jadi sarana pembayaran BPJS Kesehatan, yaitu :

  1. BNI
  2. BRI
  3. Mandiri
Saya sempat iseng coba transfer lewat m-BCA dan ATM BCA,
tapi ternyata tidak bisa...

Akhirnya saya coba ke ATM BNI dan Mandiri.
Wah ternyata dari bank lain tidak bisa karena tidak ada menu pembayaran BPJS, sedangkan di ATM BNI dan Mandiri yang saya coba memang di menu pembayaran ada pilihan pembayaran BPJS Kesehatan.

Pada ATM BNI,
setelah memasukkan PIN, maka silahkan lanjutkan ke :
  1. Pembayaran
  2. Menu Berikutnya
  3. Menu Berikutnya
  4. JKN / BPJS Kesehatan
Lalu masukkan Nomer Virtual Account BPJS Kesehatan yang tadi kita terima...


Pada ATM Mandiri,
setelah memasukkan PIN, maka silahkan lanjutkan ke :
  1. Bayar/ Beli
  2. Lainnya
  3. BPJS
  4. BPJS Kesehatan
  5. Individu
Lalu masukkan Nomer Virtual Account BPJS Kesehatan yang tadi kita terima...



Karena saya tidak punya ATM BRI, maka saya tidak mengulasnya disini,
namun mungkin mirip-mirip lah dengan menu Pembayaran di ATM BNI dan ATM Mandiri

Setelah melakukan pembayaran, sebaiknya struk pembayaran kita simpan sebagai bukti kalau kita sudah bayar...

Lalu kitacek email kita lagi,
buka link Aktivasi Pendaftaran yang ada di email kita tadi.

Setelah pembayaran diterima BPJS Kesehatan,
maka Cetak e-ID BPJS Kesehatan akan bisa kita unduh/ download


Lembar e-ID BPJS Kesehatan ini mempunyai fungsi yang sama dengan Kartu BPJS Kesehatan.

Sempat ada omongan dari orang untuk sebaiknya tukar kartu ke kantor BPJS Kesehatan agar proses-prosenya lebih mudah saat di Rumah Sakit.

Tapi setelah saya datang ke Kantor BPJS Kesehatan dan melihat antriannya kurang bersahabat, saya tanya saja sama petugas disana "apakah memang sebaiknya punya kartu BPJS Kesehatan atau e-ID BPJS Kesehatan sudah cukup?"

Jawabannya "e-ID sudah cukup, nanti yang di lihat adalah Nomor peserta BPJS Kesehatan dan paling barcode BPJS kesehatan."

Wah ya sudah saya pulang saja (tidak jadi bikin kartu)

Lagian kartunya juga belum keren (menurut saya), masih seperti KTP Indonesia jaman dulu yang masih dari kertas lalu dilaminating.

Lebih baik saya simpan file PDF e-ID BPJS Kesehatan saya di ponsel/ komputer/ cloud storage internet. jadi sewaktu saat saya butuh tinggal diperlihatkan di ponsel atau tinggal di print.

Ya hitung-hitung Go Green lah, mengurangi pemakaian kertas.

Yang perlu diingat dari BPJS Kesehatan ini, jangan sampai kita telat bayar iuran bulanannya.
karena jika telat yah tanggung sendiri konsekuensinya yang bisa jadi ditolak saat kita butuh berobat/ perawatan kesehatan...

Ssemoga sharing ini bermanfaat dan bagi yang butuh BPJS Kesehatan selamat mencoba mendaftar online...