Tampilkan postingan dengan label velg. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label velg. Tampilkan semua postingan

Selasa, 14 September 2010

Cegah dop velg mobil copot/ hilang

Di bagian tengah velg mobil yang alloy (racing) biasanya ada dop (tutup) nya yang da lambang/merk kendaraan atau velg-nya...

Terkadang dop ini lama-lama menjadi kendor, alalagi kalau nih velg sudah beberapa kali di balancing (yang mengharuskan dop velg dibuka).

Jika dibiarkan, dop ini akan copot dan hilang...
Tampilan mobil pun menjadi jelek, karena bagian tengah velg menjadi bolong...
Apalagi biasanya harga dop velg ini tidak murah... Sayang juga kan kalau sampai hilan...

Ada tips sederhana supaya dop ini bisa menempel erat kembali di velg,
Ada orang yang pakai lem, ada yang pakai double tape, dsb...

Tapi kita yang praktis-praktis aja deh...
Tidak perlu sampai ngerepotin jika suatu saat dop velg ini mau dilepas dan dipasang lagi.
Betul nggak? :)

Yang perlu disiapkan paling cuma isolasi pipa air...

Itu tuh yang bentuknya seperti pita dan biasanya berwarna putih...
Merk isolasi pipa-nya boleh apa saja, gak masalah kok...
*bhineka tunggal ika deh...

Yuk kita mulai,
Pertama-tama, kita copot dulu dop nya yang longgar.
Biasanya kalau sudah longgar begini, dibuka pake bantuan obeng minus (dengan cara dicongkel) juga bisa copot dengan mudah dop-nya...

 
Setelah dop terlepas,
Siapkan deh isolasi pipa-nya....


Mulai lilitkan isolasi pipa di satu bagian pengait dop.

Cara melilitnya,
dibuat lilitan menjadi sedikit tebal dengan cara membuat lebar lilitan pita menjadi lebih kecil di bagian tonjolan pengait dop velg (jadi lebar pita yang dililitkan di dop velg menjadi lebih kecil caripada lebar pita yang pada roll isolasi pitanya).


Setiap satu tonjolan pengait dop, kira-kira diberi 5 lilitan isolasi pipa. (tidak perlu berlebihan, karena nanti dop nya malah susah masuk/ dipasang ke lubang velg).
Setelah tiap bagian pengait dop terlilit sebanyak 5 lilitan, maka lilitan pita isolasi pipa tidal perlu diputus, tapi dilangsungin aja ke tonjolan pengait yang satunya lagi...


Caranya lihat gambar...
Masukkan dulu ke bagian dalam tonjolan pengait dop lalu putar kearah luar mengitari tonjolan pengait dop...
(kalo kurang jelas, klik aja pada gambar di bawah ini agar keluar gambar yang lebih besar)... hehehe...



Kira-kira seperti ini lah alur lilitan isolasi pipanya...


Setelah semua tonjolan pengait dop terlilit isolasi pipa,
maka putuskan saja isolasi pipa yang masih sisa pada tonjolan pengait dop yang paling akhir...

Lalu pasang deh dop ke velg nya...


Tuh, mantab kan...
Dop velg sudah menempel erat lagi di velg nya...


Selamat mencoba yah...
Semoga bermanfaat...

Kamis, 14 September 2006

Apa sih arti kode dan angka2 di Velg kendaraan?

Apa sih lika-liku angka dan kode-kode di velg kendaraan?
Berikut dikutip dari situs http://www.enkei.co.jp/

NAME OF WHEEL PARTS
nama bagian-bagian velg



WHEEL SIZE
ukuran velg


OFFSET



The offset indicates the distance from the center of the rim to the attaching disk part (unit:m/m). As seen in the attached drawing, the offset is indicated by "+" when the fitting surface extends beyond the central line of the rim and "-" when it is falls within. Caution is required to prevent the tire from coming into contact with the fender of the vehicle or the brake caliper if the offsets are very different.

Offset menunjukkan jarak dari titik tengah velg ke bagian dudukan baut as roda (bisa rem cakram atau tutup tromol) yang menggunakan satuan: m/m. Seperti yang terlihat dalam gambar diatas, offset disebut dengan "+" (positif) jika permukaan yang menyentuh dudukan as roda melampaui garis tengah pelek, dan disebut "-" (negatif) ketika lebih dalam daripada garis tengah velg.
Pemilihan jenis offset ini perlu diperhatikan agar ban tidak terlalu masuk ke dalam dan menyentuh rongga spatbor kendaraan atau velg dapat menyentuh/ menabrak caliper rem.  

P.C.D



The number of bolts used to install a wheel varies from 4 to 6 depending on the vehicle model (except for some vehicle type), thus the wheel to be installed should also possess the same number of hub bolt holes. P.C.D. stands for pitch circle diameter, and indicates the diameter of the circle in mm connecting the center of each hub bolt. Since the P.C.D. also varies according to the vehicle model, make sure a suitable one is selected.

Jumlah baut yang digunakan untuk memasang roda (velg) ada yang 4 sampai 6 buah tergantung pada model kendaraan (kecuali untuk beberapa jenis kendaraan), sehingga velg yang dipasang juga harus memiliki jumlah lubang yang sama dengan jumlah baut pada hub (as roda kendaraan). P.C.D. singkatan   Pitch Circle Diameter, PCD menunjukkan diameter lingkaran dalam satuan mm (milimeter) yang menunjukkan diameter lingkaran baut hub. Karena P.C.D. juga bervariasi sesuai dengan model kendaraan, pastikan pilih yg cocok dengan type PCD pada kendaraan anda.

CLEARANCE



Fender clearance indicates the marginal space between the tire and the fender or body of the vehicle. Inner clearance indicates the distance between the tire and wheel and the body part which is positioned closest to the tire and wheel. Dimensions for both right and left clearance should be measured on a level surface, and the smaller value is then considered as the inner clearance.

Fender clearance menunjukkan jarak antara dinding ban dan fender atau badan kendaraan. Inner clearance menunjukkan jarak antara ban, velg, dan body dimana diposisikan  paling dekat dengan ban dan roda. Pengukuran dimensi baik sebelah kanan dan kiri harus diukur pada permukaan yang datar, dan nilai yang lebih kecil ini kita sebut sebagai inner clearance.

TIRE SIZE



SAFETY SANDARD




From : http://www.enkei.co.jp/