Tampilkan postingan dengan label tiger. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label tiger. Tampilkan semua postingan

Selasa, 23 Februari 2010

Tiger pakai cakram depan New Megapro aja...

Cakram (disc) rem depan honda tiger generasi pertama (bukan tiger revolution) sobat sudah harus diganti karena termakan/ aus?

Weiiii....
Jangan buru2 beli yang model aslinya (standarnya) buat honda tiger, ada yang lebih menarik modelnya...

Dengan harga yang sama,
Honda tiger sobat bisa tampil lebih keren dengan cakram rem depan New Honda MegaPro.

Kalau part code cakram rem depan Tiger lama itu:
45251-KR3-001   DISK,FR BRAKE   Rp 178,500


Nah beli aja yang punya New Megapro:
45251-KEH-600   DISK,FR BRAKE   Rp 178,500

Harga sama tapi lebih oke kan modelnya...

Cara pasangnya pun gampang,

Cukup lepas velg depan dengan menggunakan kunci 14mm dan 19 mm,
lalu buka  cakramnya menggunakan kunci L.

Pasang cakram new megapro, lalu rakit lagi seperti semula...

Pekerjaan ini tidak butuh waktu lama, 15 menit juga sudah selesai kok...

ini langkah2nya


(3) (4)


























Tuh...
Tampilan roda depan Honda Tiger-nya lebih oke kan?

Selamat mencoba...

Minggu, 02 Maret 2008

Honda Tiger (GL-200 S) sederhana saya...

Iseng buka2 file gambar kerjaan saya dulu,
eh nemu gambar yang sudah lama nggak saya lihat,
yaitu gambar Honda Tiger rencana modifikasi saya.

Modifikasinya nggak Extrim banget, sederhana saja, yang penting enak dilihat dan nggak nyusahin.


















Sekilas tidak ada perubahan,
ya... memang itulah keinginan saya, tidak terlihat modifikasinya.

Dimulai dari depan,

*Fender menggunakan New Megapro, selain lebih lebar dari tiger, fender New MegaPro mempunyai bentuk yang bagus seperti lumba-lumba.

*Disc Brake pake New Megapro juga, design sirip2 (lubang2) disc brake nya lebih sporty. ini masalah penampilan saja sih...

*Tambahannya, rem depan dan belakang sudah dilengkapi modul ABS (Anti-Lock Brake System). Yang paling kentara dari adanya system ABS ini adalah dipasangnya sensor putaran roda di tengah2 piringan cakram (depan dan belakang).
yah setidaknya membuat pengendaraan Honda Tiger ini makin aman lah.

*Caliper Rem depan menggunakan milik New Tiger Revolution, design-nya memudahkan dalam perawatan dan penggantian pad set (kampas rem).

*Lompat sedikit ke bagian belakang, Rem belakang menggunakan type Disc. Disc Brake (piringan) belakang diambil dari Honda Tiger Revolution, tetapi Caliper-nya (kepala babi) menggunakan jenis yang serupa dengan bagian depan (type 2 piston).

Kenapa pakai 2 piston?
Pertimbangannya sederhana, supaya dalam membeli pad set (kampas rem) motor ini cukup menggunakan 1 jenis kampas rem. selain itu, supaya parts caliper sama dengan depan, jadi nggak ngerepotin ketika menyetok spare parts di rumah.

Loh kok depan belakang pakai type caliper 2 piston? Apa rem belakang tidak terlalu pakem?
Tenang, kan diameter Disc Brake (piringannya) beda, depan menggunakan diameter 260mm (Disc Brake depan New MegaPro), sedangkan belakang menggunakan diameter 220mm (Disc Brake belakang New Tiger Revolution)

Lanjut agak ke bagian atas,
* Kuping lampu diganti dengan model alumunium tebal, dan dibuat agak datar.
Yah mirip seperti kepunyaan Suzuki Thunder lah... supaya berkesan sedikit kokoh.

*Lampu Sein (winker) diambil dari Honda CB 400 SF.
Memang sama dengan milik Honda Tiger Revolution, tetapi ada perbedaan sistem terutama di sein bagian depan.

Pada saat kunci kontak di posisi "ON", lampu sein depan akan menyala, ini adalah position light (kalau disini baru ada di Yamaha Mio, coba lihat deh, kalau malem sein nya nyala dua-duanya. Tapi kalau CB 400 SF, sein-nya nyala selama kunci kontak di posisi "ON")

Kalau belok bagaimana?
Position Lamp 5 watt yang ada di dalam sein akan mati ketika saklar sein dihidupkan, lalu yang menyala berkedip-kedip adalah lampu sein-nya (21 watt).


*Spion menggunakan Honda CB 400 SF juga, kelihatan lebih kekar saja sih...

*Supply bahan bakar tidak lagi menggunakan karburator, tetapi diganti menggunakan Throttle Body dengan sistem PGM-FI (Programmed Fuel Injection) yang diaplikasi dari motor 1 silinder kapasitas sejenis.
Selain lebih ramah lingkungan, bahan bakar lebih irit dan lebih mudah dalam melakukan setting mesin, karena cukup diatur lewat computer yang hasilnya akurat.



Selain itu, sistem komputer PGM-FI memudahklan dalam melakukan perawatan motor, karena untuk mengetahui bagian yang bermasalah, Cukup memperhatikan kedipan lampu "Engine Check" (Malfunction Indicator Lamp) atau bisa juga mengetahui masalah dengan memasang alat Engine Diagnosis pada box "DIAGNOSIS"






Alat yang digunakan untuk mengecek masalah sudah banyak dijual dipasaran....
kira2 gambaran alat-nya seperti ini




























atau bisa yang ukurannya lebih kecil/ringkas supaya mudah dibawa kemana-mana terutama ketika lagi jalan-jalan keluar kota...

Ada Trouble? Tinggal "colok" engine diagnosis-nya
Nggak perlu bongkar ini itu dan nebak-nebak sana sini kan? supaya hemat waktu...




























Kalau buat dirumah, untuk mengetahui masalah yang lebih detail, ya soket DIAGNOSIS pada motor dihubungkan pada komputer, supaya pemeriksaan nya lebih akurat... tul gak?


















*Cover Throttle Body (dulunya karburator) dibuat menyerupai milik Honda CB 1300 Super Four. Design tutupnya lebih yahud dan gahar. Dipadukan dengan sedikit penyesuaian pada right side axis body, Cover Throttle Body jadi terlihat manis...

*Seat (Jok) dibuat menyerupai CB 1300 Super Four, design "punuk onta" pada bagian tengah membuat boncenger tidak mudah merosot ke depan sehingga menggangu "konsentrasi" pengendara.














*Rear Chussion (Suspensi Belakang) menggunakan Showa milik Honda CB 1300.

Didukung dengan 3 tempat penyetelan (kekerasan Pegas, Panjang Travel , dan Tekanan Gas), membuat Honda Tiger ini semakin nyaman dikendarai, meskipun memang bantingannya sedikit agak keras dari standarnya.



Mengingat Bobot Honda CB 1300 SF yang dua kali lipat dari bobot Honda Tiger, Yah nggak papa lah bantingan suspensi belakang agak sedikit keras.






















*Untuk knalpot (muffler), design sekat-sekat bagian dalamnya masih standar, tetapi exteriornya (bahan maupun bentuk) dibuat menyerupai muffler CB 1300 SF supaya terkesan lebih sporty












*Terakhir pada sistem keamanan, Motor ini dilengkapi dengan sistem alarm motor terpadu yaitu HISS (Honda Ignition Security System) built-in immobilizer.

Kunci sepeda motor dilengkapi chip khusus yang membuat motor ini "hanya bisa dihidupkan "menggunakan kunci sesuai pasangannya. (kecuali takdir Allah SWT berkata lain).

Yah setidaknya kunci "T" susah bekerja pada sistem HISS ini lah...



Dari semua fitur yang ada, Honda tiger ini menurut saya enak diajak jalan jalan dan mudah dalam perawatan...

kapan yah motor ini bisa terwujud "TOTAL"?
Sebagian sih udah, tinggal beberapa point lagi nih....
Doa-in aja yah....

HONDA
The Power Of Dreams

Selasa, 21 November 2006

Reparasi LAT...

Membayangkan mereparasi LAT, wow… nampaknya susah yak…

Itulah kesan pertama ketika ingin mencoba mereparasi LAT,
tapi jika sudah tahu trik nya, ternyata mudah kok…


Pertama-tama kita siapkan dulu alat-alatnya:
-Kunci Ring/ kunci Sok 10mm,
-Lunci L (Hexagonal) no. 5,
-Obeng Plus/ Philips/ Kembang (yang mata nya besar dan pendek),
-Tang Lancip,
-Kunci LAT (cara membuatnya akan dijelaskan…),
-Kain lap atau tissue.
-Plus lem Sealer Mesin/ gasket LAt baru.




Kunci stopper/ penahan LAT dapat dibuat dari pelat setebal 1 - 1,5 mm, bisa besi atau alumunium, yang penting kaku dan tidak mudah bengkok.
Berikut ukurannya




Langkah pertama yang harus dilakukan adalah mencopot LAT dari mesin,

Caranya lepaskan dulu dynamo starter dari mesin dngan membuka 2 buah baut dengan kunci ring 10mm.
Lalu, buka baut tutup lubang LAT dengan obeng kembang,
Buka juga baut pengikat LAT di mesin dengan kunci L no.5,
Ketuk2 perlahan Body LAT dengan kepala plastic obeng atau dialai dengan kayu agar LAT bisa terlepas dari mesin dan tidak rusak…


Setelah LAT terlepas dari mesin, inilah saat yang paling mendebarkan dimulai…

1. Buka ring penahan tonjokan LAT dengan tang lancip.


2. Setelah terlepas, keluarkan semua isi dalam LAT di sebuah wadah/ tempat yang aman (misalnya ember plastik).

 

3. Bersihkan semua komponen LAT dengan cairan pembersih/ bensin dan keringkan, jika per LAT susah dikeluarkan, tarik dengan tang lancip. Hati2, ada ring kecil di dalam LAT, jangan sampai hilang (dimana ring kecilnya? nanti lihat pada bagian gambar perakitan LAT).



4. Setelah semua komponennya bersih, kita beralih ke “Per/ pegas LAT”, cek bagian ujung pegas, biasanya pada LAT yang rusak, ada bagian yang fisiknya seperti terbakar/ hangus. Potonglah bagian ini (yang hangus berwarna biru kehitaman saja) dengan tang.



  


Note: Bagian per yang hangus inilah biang keladi LAT tidak bekerja baik, karena jika ditekuk ke kanan dan ke kiri, bagian ini tidak akan balik lagi ke posisi semula, sehingga baut LAT tidak bisa memutar dan mendorong kepala LAT ke luar.

  


5. Per LAT yang hangus sudah beres dipotong, sekarang kita masuk ke tahap perakitan LAT.

6. Masukkan ring kecil ke dalam body LAT tepat di tempat/ celah kepala baut pendorong LAT.



7. Masukkan baut pendorong kepala tonjokan LAT seperti pada gambar.

  


8. Masukkan per LAT dari samping/ lubang pengait per LAT.

Note: sebelumnya, bengkokkan ujung per LAT  yangberada di luar LAT seperti pada gambar (gbr tampak belakang LAT)
   




   


9. Masukkan ring penahan per LAT.



10. Masukkan selongsong pengganjal ring penahan per LAT.



11. Tahan selongsong dengan kedua jari tangan, gunakan jari telunjuk dan jari tengah.



12. Masukkan kunci LAT dan putar ke kanan/ searah jarum jam sampai per LAT masuk seluruhnya kedalam.


Note: Putar sampai kunci LAT benar-benar berhenti, atau sudah tidak bisa diputar lagi dan ujung per yang ditekuk sudah menempel di body LAT.
Tandanya, apabila sudah berhenti tetapi kita paksa dengan sedikit tenaga memutar lagi kunci LAT, per LAT (yang ada diluar dan ditekuk berlawanan arah jarum jam) akan sedikit tertarik ke dalam. (tapi jangan dipaksa/ diteruskan dengan memutarnya sampai masuk yak, Cukup sampai posisi putaran ini. Itu tandanya sudah jumlah putaran baut-nya sudah passs.....)

13. Jika putaran sudah cukup, selipkan/ dorong kunci LAT di antara celah-celah penahan kunci di body LAT. (jangan lepaskan jari anda pada selongsong sampai tahap mamasang kepala tonjokan LAT)

14. Dengan perlahan, pasang tonjokan LAT ke baut LAT sampai tonjokan LAT masuk ke dalam dan penahan tonjokan LAT sudah menyentuh tonjokan dan body LAT.



15. Sesuaikan celah penahan kepala LAT dengan body LAT. (Celah tidak dapat tertukar, karena ada 2 yang besar dan 2 yang lebih kecil.



16. Pasang ring penahan tonjokan LAT dengan bantuan tang lancip.



17. Beres deh….




Sekarang uji hasil reparasi LAT anda,

Lepas kunci penahan LAT, ketika kunci dilepaskan, tonjokan LAT harus keluar dengan cepat dan sedikit menghentak…

Lalu tes cara ke 2,

Genggam LAT pada saat tidak tertahan oleh pengunci LAT (dalam keadaan tonjokan terlepas penuh tanpa kunci LAT), taruh tonjokan di bagian telapak tangan dan body LAT di bagian jari-jari tangan. Genggam dengan sekuat tenaga (sebaiknya pilih tangan yang paling kuat).

Apabila tonjokan LAT “tidak bisa” masuk kedalam body LAT, maka reparasi sudah baik…

Tapi bila tonjokan LAT “bisa” masuk kedalam hanya dengan genggaman telapak tangan, kemungkinan raparasi kurang sempurna dan harus diulang kembali, atau per LAT sudah tidak baik lagi alias perlu diganti…


Lalu kita pasang ke mesin motor,

Langkahnya kebalikan pada saat membongkar.

Bersihkan seluruh permukaan LAT dan Dudukannya di mesin dengan kain lap/ Tissue sampai benar2 bersih dari oli (harus benar2 bersih dari minyak dan oli, sebab jika tidak, maka setelah LAT dipasang oli akan mengucur deras di tempat ini yang dampaknya akan membuat mesin kekurangan oli),

Jika memungkinkan, bersihkan dengan Spray Gasket Cleaner agar membuat permukaan benar2 bersih dari kontaminasi oli. (kalau saya menggunakan Spray Cleaner ThreeBond kaleng Warna biru)

Putar baut LAT dengan kunci penahannya sampai tonjokan masuk ke dalam body LAT dan tahan dengan menyelipkan kunci penahannya di sela-sela celah penahan body LAT.

Sebaiknya ganti gasket LAT dengan yang baru,

Jika tidak ada, bisa dengan cara lain, yaitu memberi sealer pada kedua permukaan (baik pada msein, LAT dan pada gasket LAT yang lama, tentunya yang sudah bersih dari oli yak)

Saran saya gunakan sealer standar Honda yaitu ThreeBond nomor 1215 (ThreeBond 1104 juga boleh, tapi dia akan mengeras dan warnanya menjadi coklat. Lalu sealer 1104 ini akan mengakibatkan komponen yang direkatkan menjadi agak susah dibuka kembali pada pembongkaran berikutnya)



Setelah LAT di pasang di mesin, kencangkan baut L 5-nya, lalu lepaskan kunci penahan

LAT dan pasang tutup lubang LAT (beri sealer bila perlu pada tutup LAT)

Pasang kembali dynamo starter (sebelumnya bersihkan/ lap bagian rongga gear dynamo starter dan bagian sil/o-ring dynamo sampai bersih)


Tunggu sekitar 15 menit agar sealer mengering, dan silahkan coba hidupkan mesin,

Jika prosedur dilakukan dengan benar, seharusnya suara mesin halus dan tidak terdengar lagi suara rantai keteng yang berbunyi Tek.. Tek.. Tek.. Tek.. Tek..  (keras) di bagian mesin sebelah kiri..

Mohon maaf apabila tulisan ini terlalu panjang, semoga bermanfaat.
Apabila ada yang masih bingung, saya bersedia menerima pertanyaan,
Atau beri komen pada artikel ini…

Terimakasih….