CBR150

Riding Test Honda CBR150 PGM-FI 2011 (Photo from Om Didik http://didik.blogsome.com/)

Bicycle

Riding bicycle on sunday morning...

Workshop

Cleaning motorcycle fuel tank with friends...

Unicycle

Unicycle exercise with friends...

Cornering

Cornering @ Dukuh Atas...

Pages

Selasa, 18 September 2012

Road Bike Bell




Menggunakan sepeda balap (road bike) ternyata memang asik,
Bobot sepedanya relatif ringan serasa bermain kuda lumping dan lebar ban-nya yang kecil dan keras membuatnya cepat melesat di jalanan...

Namun ada yang kurang,
Ketika saya menggunakan sepeda ini di jalanan umum (meskipun desain sepeda ini diperuntukkan untuk balap), saya membutuhkan bel sepeda...

Saya mencari stock bel sepeda namun tidak ada yang cocok.
Setang (handlebar) roadbike yang saya pakai berjenis ergonomic dengan bentuk pipih di bagian tengah (untuk menaruh lengan), tidak ada bagian setang yang cocok untuk memasang bel sepeda karena hampir semua bagian setang ini lebar dan besar.

Setelah seminggu, akhirnya baru kepikiran memanfaatkan kelebihan ulir baut reflector depan untuk memasang bel sepeda di road bike.

Yuk mulai ber-eksperimen...

Saya mencari bel sepeda yang poros baut pengikatnya relatif ada di tengah.
Lalu saya melepas baut dan mur pengikat bel sepeda. Kemudian saya potong pengikatnya dengan cutter.


Potongan bagian bawah yang terasa kaku, saya buat membulat dan dibuat sedikit meruncing...
(bisa dilihat di gambar selanjutnya)
Pekerjaan ini harus hati-hati, bekerja dengan cutter haruslah dengan cutter yang tajam. Cutter yang tumpul akan suka meleset dan salah-salah pisau cutter akan kena jari tangan kita. Dan yang penting hati-hati deh…
Kencangkan baut pengikat reflector depan sampai ulir bautnya menonjol.


Kira-kira muncul 0,5 cm sudah cukup.
Jika baut terasa kurang panjang, jangan dipaksakan dikencangkan karena nanti pengikat reflektor bisa saja patah. Lebih baik ganti dengan baut yang sedikit lebih panjang,

Lalu tinggal pasang deh bel sepedanya, ikuti saja seperti gambar-gambar berikut ini...


Kencangkan dengan memutar bel sepeda sampai dia terpasang baik.
Tidak perlu sampai benar-benar berhenti (karena yang mengikat ke baut adalah komponen plastik, maka si bel sepeda memang tidak bisa berhenti jika dikencangkan)


Akhirnya....
Bel sepeda terpasang manis di setang...
Saya tidak takut lagi menggunakan road bike di lalulintas jakarta yang ramai...


Ting... Ting... Ting...

Senin, 03 September 2012

Video Jokowi

Seminggu yang lalu ramai tentang video parodi JokoWi - Basuki

Nih kali aja ada yang belum nonton

Setelah nonton video ini, Saya cuma bisa kasih komentar "sungguh Kreatif". Pembuatan video dan audionya benar-benar digarap serius. Pesan yang dimasukkan menjadi mudah diingat dengan gaya parodinya... Team yang bikin video ini saya rasa lebih hebat daripada team konsultan jasa kampanye yang sudah umum dengan metode survei dsb... Hebat... Note: Saya hanya warga DKI jakarta biasa, dan saya tidak terlibat dengan team sukses pasangan Foke maupun Jokowi.

Sabtu, 01 September 2012

VNT turbo

Di kalalangan pecinta mesin diesel modern di indonesia lagi lumayan ramai membahas mesin diesel common-rail dengan Variable Nozzle Turbine (VNT).

Ada banyak istilah untuk sistem semacam ini, selain VNT ada juga yang menyebut Variable Geometry Turbocharger (VGT), Variable Turbine Geometry (VTG), Variable-Vane Turbine (VVT), atau Variable-Area Turbine Nozzle (VATN).

Yah itu mah tergantung masing-masing pabrikan lah mau ngasih nama apa aja... toh prinsipnya sama...

Nih dia yang dimaksud bisa bervariasi, yaitu sudut sirip pengarah alirannya...
Lebih jelasnya bisa nonton dulu animasi berikut ini...

animasi Garret VNT (sumber : youtube.com)
Dengan sistem ini, kecepatan putaran turbin dapat diatur sesuai kebutuhan, otomatis pasokan udara ke mesin juga bisa sesuai yang diinginkan.
Dikutip dari http://paultan.org/2006/08/16/how-does-variable-turbine-geometry-work/ Saat membutuhkan pasokan udara yang relatif kecil, bilah kipas VNT akan cenderung lebih landai/ tertutup sehingga gas buang yang memutar turbin tidak terlalu kuat.
Saat mesin butuh pasokan udara yang lebih besar, bilah kipas VNT akan membuka lebih tegak sehingga mengarahkan gas buang agar memutar turbin lebih cepat. Sehingga aliran udara yang didorong masuk ke mesin juga lebih deras...
Kira-kira begitu...
Tujuan kepana turbin turbo harus berputar lebih cepat atau atau sebaliknya yaitu untuk meng-optimalkan tekanan udara (boost pressure) ke dalam intake mesin agar sesuai dengan kebutuhan mesin. 
Misalnya seseorang sedang sangat haus, yah dia butuh air minum lebih banyak daripada yang tidak begitu haus...
Jadi VNT ini lebih flexible, karena dia mensupply tekanan udara sesuai kebutuhan mesin... 
Keuntungan sistem VNT ini diantaranya membuat konsumsi bahan bakar lebih ekonomis sehingga yang pasti gas buangnya lebih ramah lingkungan, output tenaga mesin lebih terasa, torsi mesin lebih meningkat,dsb...