CBR150

Riding Test Honda CBR150 PGM-FI 2011 (Photo from Om Didik http://didik.blogsome.com/)

Bicycle

Riding bicycle on sunday morning...

Workshop

Cleaning motorcycle fuel tank with friends...

Unicycle

Unicycle exercise with friends...

Cornering

Cornering @ Dukuh Atas...

Pages

Jumat, 17 Juni 2011

Bikin QR Code

Apa sih QR Code?
ini adalah kepanjangan dari Quick Response Code

Kenapa disebut Quick Response Code? karena dengan men-scan gambar dua dimensi (2D) ini, kita sudah bisa membaca apa tulisan yang ada di dalam gambar ini.

Barcode sudah mulai ditinggalkan...

Sekarang trend-nya penggunaan QR Code...
Terimakasih buat pihak Toyota dan Denso Wave yang telah menciptakan dan memegang patent atas QR Code...


QR Code lebih oke dari Bar Code karena QR Code bisa memuat 7089 karakter dibanding Bar Code yang hanya bisa 20 digit karakter...
Selain itu, QR Code bisa dibaca dalam berbagai macam posisi, tidak harus tegak lurus saat dibaca.
Kok bisa?
Karena di QR Code ada tiga kotak di tiga sudut, makanya scanner bisa membaca mana acuan-nya...


Kedepannya QR Code akan menggantikan barcode, tinggal tunggu waktu saja...

Kita bisa membuat tulisan apasaja dan membuat QR Code nya...

Ada beberapa rekan saya yang bertanya,

Itu gambar di profil facebook mu (pringgo) itu gambar apa sih?
Avatar YM dan Skype pringgomail juga pakai gambar itu?

Saya jawab, itu QR Code saya...

bagaimana sih membuatnya?

Gampang kok...

Cari saja di search engine internet dengan kata kunci "QR Code Generator"

Atau buka saja web QR Code generator seperti http://www.mobile-barcodes.com/qr-code-generator/ atau http://qrcode.kaywa.com/  

Nih contoh di mobile-barcode.com

Lalu kita masukkan apa alamat atau tulisan yang ingin kita buat QR code nya (lihat yang diberi tanda panah dan dilingkari)


Kita isi deh, misalnya kita isi www.pringgo.com
Lalu kita klik Submit
Keluar deh QR Code kita...


Kalau sudah keluar QR Code kita, yah tinggal di copy saja gambarnya...
Mudah kan?

Lalu contoh yang di Kaywa Reader,
Buka link nya kaywa reader http://qrcode.kaywa.com/

Langkahnya:
  1. Masukkan alamat atau tulisan yang ingin kita buat QR Code nya di kotak URL (saya beri nomor 1 pada gambar dibawah). 
  2. Tentukan ukuran QR Code yang ingin kita buat (saya beri nomor 2 pada gambar dibawah). 
  3. Lalu tinggal klik tombol generate (saya beri nomor 3 pada gambar dibawah)


Jadi deh...
Tinggal copy gambar QR code nya...


QR Code bisa dibaca melalui ponsel (telepon seluler) yang berkamera...
Tetapi harus download software nya dulu untuk di install (dipasang) di sistem ponsel anda...

Contoh software reader (pembaca) QR Code ada di http://www.mobile-barcodes.com/qr-code-software/ .
Selain disini, masih banyak juga kok software yang lain...

Setelah di install, baru deh kita bisa baca QR Code.
Caranya, buka Software QR Code Reader di ponsel kita, arahkan kamera ke lambang QR Code, lalu software akan memproses sendiri... Jika QR Code yang kita scan itu sebuah link web, maka akan langsung terbuka browser ponsel kita ke link web tersebut...

Setelah jadi QR Code kita, Silahkan publish kemana-mana...
Bisa di stiker, kartu nama, spanduk, dsb....

Bahkan mungkin kalau mau menulis nama di pakaian dalam kita, bisa saja pakai QR Code,
jadi saat menjemur pakaian dalam di luar rumah, Kita tidak malu di pakaian dalam ada namanya kita
Selain tidak malu, bisa terlihat lebih modern khan?

Saat menyortir celana dalam setelah di setrika dan akan dimasukkan ke lemari pakaian masing-masing anggota keluarga, kemungkinan tertukarnya celana dalam si A masuk ke lemari pakaian si B atau sebaliknya bakalan berkurang loh...
Kalau ada pertanyaan "ini celana dalam siapa?", kita bisa jawab "scan aja QR Code nya"...Hehehe...



Sumber gambar dari Facebook geng SEMPAK GT Man community ditambahkan gambar QR Code pringgo


Sekedar saran,
Kalau mau mempublish alamat web dalam bentuk QR Code, sebaiknya link web yang mobile (bukan web utuh).

Kenapa?
Karena mayoritas yang meng-scan nantinya menggunakan ponsel, maka dari itu sebaiknya gambar QR Code kita nge link ke halaman web mobile.
Boleh saja sih kita menggunakan link web aslinya, tapi nanti akan lebih berat saat dibuka di ponsel yang meng-scan QR Code kita...

Loh Pringgo kok masih Pakai QR Code yang web blog aslinya (bukan yang mobile)
Iya, karena saat ini yang versi mobile masih saya sempurnakan.. jadi mungkin beberapa waktu ke depan saya mempublish QR Code saya yang versi mobile...

Sekian dan terimakasih...

Selamat membuat QR Code...

Kamis, 16 Juni 2011

www.pringgo.com versi telepon seluler....

Sudah seminggu tidak sempat mengecek blog,

Begitu buka dashboard blog saya, eh ada pemberitahuan bahwa ada fitur tambahan agar blog dapat dilihat di perangkat seluler tanpa terasa berat.

Kenapa bisa tidak berat?
karena halaman web biasa akan terlalu banyak grafisnya. Kalau kebanyakan grafis, bakalan menyedot data yang sangat banyak.

Ponsel mayoritas hanya digunakan untuk membaca, tidak begitu perlu melihat animasi gambar dan lain sebagainya...

So...

Silahkan coba scan QR Code berikut ini untuk menikmati membaca www.pringgo.com dalam ponsel...


Bisa juga diketik di browser ponsel alamat ini http://www.pringgo.com/?m=1

Thanks...

Rabu, 08 Juni 2011

6 home screen di Symbian^3

Mungkin sudah lama ini ada,
Tapi masih aja banyak yang nanya....


Tutotial membuat 6 home screen pada ponsel berbasis Symbian^3 ada di web ini :
http://www.symbiantweet.com/get-six-homescreens-on-your-nokia-n8-without-flash-hack

Saya coba translate yah

Langkah-langkahnya:
  1. Download file 200159c0.zip dari sini  file, on the desktop download 200159c0.zip extrak folder 200159c0 ke desktop komputer.
  2. Seting koneksi USB dengan mode mass storage, lalu sambungkan Nokia N8 ke computer dengan kabel data.
  3. Buka folder mass storage di komputer (contoh: windows exploler) pada E: \ Private \ 200159c0
  4. Copyfolder yang tadi di extrak (folder 200159c0) ke folder E: \ Private \ 200159c0 (jika folder tersebut belum ada, anda bisa membuatnya sendiri. Tetapi jika folder tersebut sudah ada, di timpa saja, dan jika ditanya akan di "replace" yah di timpa saja).
  5. Setelah meng-copy folder dan seluruh isi foldernya, disconnect/ lepaskan Nokia N8 dari kabel data komputer
  6. Pada Nokia N8, masuk ke menu Settings > Phone > Phone Management > Factory settings > Restore.
  7. Restart ponsel Nokia N8 anda, lalu lihat deh si home screen bisa ditambah sampai total 6 home screen. Caranya, mada menu standby, pilih Options > New Home Sreen.
Setelah menginstal ini, setingan lama (saat masih 3 home screen) nggak bisa di restore. 
Kalau kita restore setingan lama, maka tidak akan bisa menjadi 6 home screen lagi.

Jadi, kita hafalin deh pake apa tuh ringtone, volume dering, icon yang ditampilkan di home screen dan sebagainya...
soalnya setingan saat pakai 3 home screen dan saat sudah pakai 6 home screen pasti berbeda.

Selamat mencoba...

Rabu, 01 Juni 2011

WhatsApp vs. BlackBerry Messenger

Hehehe...
Mayoritas pasti sudah tahu logo dibawah ini...


beberapa waktu yang lalu Nokia bikin iklan tentang WhatsApp

Jadi saya bica chat dengan semua orang dan menggunakan semua jenis handphone...
Di iklan WhatsApp,
Intinya si Carissa Puteri bilang udah boring (membosankan) dengan aplikasi chatting (ngobrol) yang begitu-begitu aja dan sesama pemilik handset (ponsel) merk tertentu saja.
*itu yang saya tangkap dari iklan tersebut.

Eh...
Saya baru tahu kalau BlackBerry bikin iklan juga buat Black Berry Messenger (BBM) - nya...
Modelnya pakai menantu RI-1 saat ini yaitu Annisa Pohan..



Ada beberapa kesan yang kurang matang dibandingkan dengan iklan WhatsApp si Carissa Puteri,
iklan BBM ini cenderung "menelan ludah sendiri"

Simak saja ucapan-ucapan dari bintang iklannya....
Pengorbanannya sih ketika ibu harus bekerja adalah jauh dari keluarga, jauh dari anak...
BBM pertama bisa menghubungkan saya dengan anak saya lebih dekat lagi. Saya bisa melihat dia in real-time, fotonya dia, videonya dia, suaranya dia...
Sehingga ketika kami berjauhan tetap merasa dekat.
Anak saya tetap merasa dekat dengan saya, saya juga merasa dekat dengan anak saya, sehingga saya tidak kehilangan moment...
Komentar saya:
Lah si anak yang masih kecil begitu dikasih blackberry? emang bisa makenya (menggunakannya)?

Kalau si anak nggak bisa atau belum bisa pake, nampaknya ayah dan ibunya kan juga sibuk tuh (model keluarga jaman sekarang yang suami dan istri sama-sama bekerja), lah berarti pelayannya atau babysitternya dikasih blackberry donk? *waw asoy amat....

*seperti kita tahu, blackberry bisa dibilang tidak murah, dan biaya bulanannya pun tidak murah, tidak semua pembantu bisa beli dan membayar biaya bulanan layanan blackberry agar bisa ber BBM.

Dari iklan tersebut, saya simpulkan, blackberry di pakai oleh orang-orang menengah ke atas...
Orang menengah ke atas rata-rata sibuk, suami dan istri mayoritas bekerja...
Anak diasuh oleh orang yang ada di rumah (entah kakek-nenek, pelayan, atau babysitter)...
Jadi kita tetap harus memberikan blackberry untuk orang yang ada di rumah agar kita bisa tetap memantau anak kita.

Wah...
Kalau begini sih masih kalah sama WhatsApp donk yang ditekankan bisa untuk semua orang dan semua handphone.

Lalu kata2 di iklan BBM indonesia "yang bisa menghubungkan saya dengan anak lebih dekat lagi"
Mending pake Video Call kali...
Lebih masuk akal iklannya iPhone 4 yang benar-benar menunjukkan enaknya ber-video call...
*salut buat iPhone (meskipun si iPhone ketinggalan karena yang pake video call mah dari dulu udah banyak sejak gembar-gembor jaringan 3G)

Poin yang kedua tentang BBM dari Annisa Pohan sih oke lah... buat koordinasi kerjaan... Itu emang mantab...

Nah yang bikin menelan ludah sendiri lagi itu di poin perkataan yang ini...
Ajakan saya untuk semuanya adalah untuk selalu berdekatan dengan anak kita, mengasuh anak kita... Karena sebaik-baiknya orang mengasuh yang terbaik adalah asuhan orang tuanya...
Gimana mau ngasuh sendiri?
Di iklan kan jelas-jelas "ketika berjauhan jadi bisa terasa dekat"
Berarti saat berjauhan kan si anak gak diasuh sendiri?

Saya bikin artikel ini sih bukan menjelekkan atau ingin menjatuhkan salah satu pihak atau salah satu merk. Dan saya tidak dibayar oleh salah satu pihak...
Tapi saya coba menyoroti dari sisi konsumen yang kritis...

Kalau bisa, pihak blackberry di indonesia dan pihak production house yang membuat iklan lebih "matang" dalam menentukan konsep iklan...
Agar tidak terbanting dengan perkataan sendiri...

Jujur untuk aplikasi chat,
Saya lebih senang pakai Skype... apalagi dengan VoIP nya itu lho... mantab...
WhatsApp bagus sih, tapi bikin batre boros karena nggak bisa dimatiin...

Bagi saya saat ini Skype adalah gabungan antara WhatsApp dan Black Berry Messenger.
Dia bisa semua orang, dipakai mayoritas ponsel teman saya yang saya sering hubungi (khusus bagi saya lho), tukeran data oke, apalagi didukung VoIP, jadi bisa nelepon ke sesama pengguna Skype di seluruh dunia... baik yang menggunakan Skype di komputer atau Skype di ponsel.

Heh... kok jadi malah ngomongin Skype?
Udah ah... back to work...

*semua terserah pada kita, pakai dan gunakan teknologi sesuai dengan kebutuhan kita...