Monday, December 27, 2010

Busi Panas Busi Dingin

Banyak rekan-rekan yang mungkin masih bingung dengan istilah BUSI RACING, BUSI PANAS, atau BUSI DINGIN?

Yuk kita bahas...

Peskipun ukurannya serupa, tapi biasanya busi dibuat beberapa type berdasarkan cepat atau lambatnya dia bisa melepas panas.

Ada berapa type?
biasanya pabrik membuat paling sedikit dua type.

Apa saja?
Yaitu busi yang mudah melepas panas dan busi yang lambat melepas panas.

Busi yang mudah melepas panas biasa kita sebut busi dingin.
Orang bengkel biasa menyebutnya busi RACING...

Sedangkan busi yang lambat melepas panas kita sebut busi panas.

Perhatikan gambar berikut:
 













Sumber gambar: http://www.howstuffworks.com/ignition-system2.htm

Busi panas dan busi dingin (racing) perbedaannya terletak di rendah atau tingginya keramik dekat elektroda positif busi.

Wednesday, December 8, 2010

Banyak Tangki Isi Air Yah?

Kemarin (8/12/2010) saya kumpul dengan sahabat-sahabat dari Tiger Kaskus (TIKUS),

Awalnya hanya saya yang mau kuras tangki, karena sudah 4 bulan tidak kuras tangki...

Weh....

Setelah lihat konsisi di tangki bahan bakar motor saya, yang lain jadi ikutan (kuras tangki) deh...

Saya lupa nggak sempat foto kotoran di dalam tangki.
Tapi kira-kira seperti inilah kotoran yang berhasil saya ambil pake magnet dari dalam tangki...
(kalau mau lihat gambarnya lebih jelas, klik aja fotonya)


Dan foto dibawah ini adalah kotoran di filter keran bensin.
Pantas saja tenaga mesin sepeda motor saya terasa nggak enak, filternya kotor dan tangki nya ada air... Xixixixi... :D


Nih dia Air di dalam tangki...
(Foto dari masih ada air sampai airnya disedot hilang dari tangki)



Melihat kotoran dan air di dalam tangki saya, sahabat-sahabat saya pun langsung ikutan pengen dikuras (dibersihkan) tangkinya...

Pertama-tama yah buang/ kosongkan bahan bakar dari tangki... Tampung Bahan bakar di jerigen atau wadah yang tahan terhadap bahan bakar.


Lalu kita lepas pelampung indikator isi tangki bensin,
wadoh... Sepeda motor yang ini malah lebih parah, airnya tidak bening seperti di dalam tangki saya, malah warnanya seperti warna karat.. Xixixixi...



Proses selanjutnya adalah sama seperti yang dilakukan pada tangki sepeda motor saya, yaitu dimasukkan bahan bakar yang masih bersih, lalu tangki dikocok-kocok agar kotoran dan air mengumpul lalu kotoran dan air disedot menggunakan alat sedot dan magnet.

 
Pasien berikutnya adalah Honda Tiger Revolution yang baru berusia 1 tahun 1 bulan.
Dari baru, tiger ini belum dikuras sama sekali...

Ternyata setelah di buka tangkinya....
Sama juga, ada air... Hahaha...




Semua tangki sepeda motor yang kemarin ikutan ngoprek di rumah Suhu Bayu MKS, sudah kita kuras semua dan dipastikan tangkinya menjadi bersih kembali 99% dan hanya bahan bakar lah yang ada di dalam tangki.

Air yang ada di dalam tangki honda tiger akan berada di bawah/ dasar tangki (karena air lebih berat dari bahan bakar) dan air akan bereaksi dengan logam (terutama di bagian las-lasan pelat tangki), lambat laun akan menimbulkan karat...
Makanya, tangki lebih sering karat di bagian bawah terutama bagian las-lasan...

Bisa diambil kesimpulan,
Sebaiknya kuras tangkin minimal setiap 6 bulan sekali.
Saya sih tiap 4 bulan sekali (jadi setahun 3 kali nguras tangki).

Ini kebetulan dicotohkan di honda tiger,
tidak menutup kemungkinan pada kendaraan-kendaraan yang lain juga mengalami hal yang serupa... (ada kotoran dan air di dalam tangki)

Dikuras setiap 4 bulan sekali saja kotor dan air di dalam tangki sudah seperti saya, apalagi nggak pernah dikuras...

Untuk detail cara nguras yang asik, pada lain kesempatan akan saya bahas. Kemarin saya lupa dan memang tidak berniat membuat artikel, sehingga saya tidak sempat membuat foto-foto langkah menguras tangki yang saya lakukan...

Yah nanti kalau ada waktu saya bikin deh ceritanya... :)